BANGUNAN (Jurnal Berkala Jurusan Teknik Sipil UM), Vol 15, No 1 (2008)

Font Size:  Small  Medium  Large

Pengembangan Perangkat Analisis Kinerja Teknis Hasil Rehabilitasi Bangunan Sekolah Melalui Program Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan

Suparno Suparno

Abstract


Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan, digunakan untuk menunjang pelaksanaan wajib belajar pendidikan dasar 9 (sembilan) tahun, khususnya untuk membiayai rehabilitasi gedung/ruang kelas SD/SDLB, MI/Salafiyah termasuk sekolah-sekolah setara SD yang berbasis keagamaan, baik negeri maupun swasta. Sesuai Permendiknas No. 10 Tahun 2008, DAK bidang pendidikan dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan partisipasi komite sekolah dan lingkungan masyarakat di sekitar sekolah sebagai bagian integral dari manajemen berbasis sekolah. Karena dana yang digulirkan sangat besar maka untuk mencegah terjadinya kebocoran dalam penggunaan DAK dan meningkatkan good governance, perlu disusun perangkat analisis kinerja teknis hasil rehabilitasi bangunan sekolah untuk mengetahui kondisi awal sekolah, proses dan hasil pelaksanaan program rehabilitasi sebagai bahan masukan bagi Direktorat Pembinaan TK dan SD dalam menyusun program DAK tahun-tahun berikutnya.