Pemerolehan Kata Pemelajar BIPA UM Ditinjau dari Segi Sintagmatik dan Paradigmatik

Yohanna Nirmalasari, A. Syukur Ghazali, Gatut Susanto

Abstract


This study attempts to described acquisition Indonesian word wrote language in terms of terms syntagmatic and paradigmatic. This research used the study text. The results showed that (1) the acquisition of the word in terms of syntagmatic appears on the placement of the words in the phrase that pays attention to the type of function words written by learners respectively. The function of S and O always occupied noun and a good basic words or words that form noun form. The function P is always occupied by the verbs or basic word and word formats that use the prefixes used to form verbs, adjectives, and nouns in the ekuatif sentence. The function Pel is always occupied by the noun or noun form of repetition that forms, as well as the compound form of the noun form. The function Ket is always occupied by noun or creations of the basic form of the noun + adjectives, nouns + pronouns or nouns only. (2) The word acquisition in terms of terms paradigmatic shows that alignment meaning depending on the type of and type of a word used by the learners, from said concrete into a abstract and the relationship between the interpretation, namely synonym relations, hyponymy, and word grammatical.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan kata bahasa Indonesia tulis ditinjau dari segi sintagmatik dan paradigmatik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemerolehan kata ditinjau dari segi sintagmatik tampak pada penempatan kata secara fungsi kalimat yang memperhatikan jenis kata yang ditulis oleh pemelajar secara berturut-turut. Fungsi S dan O selalu ditempati nomina dan pronomina baik kata dasar maupun kata bentukan yang membentuk nomina. Fungsi P selalu diduduki oleh verba atau kata dasar dan kata bentukan yang menggunakan prefiks yang berfungsi untuk membentuk kata kerja, adjektiva, dan nomina pada kalimat ekuatif. Fungsi Pel selalu diduduki oleh nomina atau bentuk pengulangan yang membentuk nomina, serta bentuk pemajemukan yang membentuk nomina. Fungsi Ket diduduki oleh nomina atau bentukan dari bentuk dasar dari nomina + adjektiva, nomina + pronomina, atau nomina saja. (2) Pemerolehan kata ditinjau dari segi paradigmatik menunjukkan bahwa kesejajaran makna bergantung pada jenis dan bentukan kata yang digunakan oleh pemelajar, yakni dari kata konkret ke kata abstrak dan hubungan antar maknanya, yakni hubungan sinonimi, hiponimi, dan gramatika kata.


Keywords


word acquisition; syntagmatic; paradigmatic; pemerolehan kata; sintagmatik; paradigmatik

Full Text:

PDF

References


Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moelino, A. M. (2010). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai

Pustaka.

Arifin, B. (2012). Alat Kohesi Wacana Bahasa Indonesia: Malang: Gunung Samudera.

Aritonang, B., Mengantar, N., & Wati, K. (2000). Verba dan Pemakaiannya dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa

Departemen Pendidikan Nasional.

Djajasudarma, T. F. (2012). Semantik 1: Makna Leksikal dan Gramatikal. Bandung: Refika Aditama.

Djajasudarma, T. F. (2013). Semantik 2: Relasi Makna Paradigmatik-Sintagmatik-Derivasional. Bandung: Refika Aditama.

Halliday, M. A. K. (2002). On Grammar. London: Continuum.

Maharany, E. R. (2015). Perkembangan Kompetensi Berbahasa Tulis Mahasiswa BIPA Tingkat Pemula (Mahasiswa Peserta

Program Critical Language Scholarship Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang 2014). (Tesis tidak diterbitkan).

Pascasarjana Universitas Negeri Malang, Malang.

Matthews, P. H. (1980). Syntax. London: Cambridge University Press.

Meara, P. (2009). Connected Words: Word Associations and Second Language Vocabulary Acquisition. Amsterdam: John

Benjamins Publishing Company.

Milton, J. (2009). Measuring Second Language Vocabulary Acquisition. Bristol: Multilingual Matters.

Parera, J. D. (2009). Dasar-Dasar Analisis Sintaksis. Jakarta: Erlangga.

Putrayasa, I. B. (2010). Analisis Kalimat: Fungsi, Kategori, dan Peran. Bandung: Refika Aditama.

Putrayasa, I. B. (2010). Kajian Morfologi (Bentuk Derivasional dan Infleksional). Bandung: Refika Aditama.

Rahyono, Fx. (2012). Studi Makna. Jakarta: Penaku.

Ramlan, M. (1967). Ilmu Bahasa Indonesia Morfolofi: Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: U.P. Indonesia.

Roche, T., & Harrington, M. (2013). Recognition Vocabulary Knowledge as a Predicator of Academic Performance

in an English as a Foreign Language Setting. Language Testing in Asia, 3(12),

(http://www.languagetestingasia.com/content.html).

Salsburry, T., Crossley, S.A., & Mc Namara, D. S. (2011). Psycholinguistic Word Information in Second Language Oral

Discourse. Second Language Research, 27(3), 343—360. Retrieved from

http://journals.sagepub.com/doi/pdf/10.1177/0267658310395851.

Samsuri. (1979). Analisa Bahasa: Memahami Bahsa Secara Ilmiah (Bagian III Morfo-Sintaksis). Malang: IKIP Malang.

Samsuri. (1985). Tata Kalimat Bahasa Indoensia. Jakarta: Sastra Hudaya.

Sneddon, J. (2003). The Indonesian Langauge: Its History and Role in Modern Society. New South Wales: University of New

South Wales Press.

Sudjalil. (2008). Karakteristik Struktur Kata Tuturan Verbal Siswa Keturunan Tionghoa di Kota Malang. (Tesis tidak

diterbitkan). Pascasarjana Universitas Negeri Malang, Malang.

Sumadi. (2009). Sintaksis Bahasa Indonesia. Malang: UM Press.

Sumadi. (2010). Morfologi Bahasa Indonesia. Malang: UM Press.

Suyitno, I. (2004). Pengetahuan Dasar BIPA: Pandangan Teoritis Belajar Bahasa. Yogyakarta: Grafika Indah.

Taylor, I. (1990). Psycholinguistics: Learning and Using Language. New Jersey: Prentice-Hall, Inc.

Verhaar, J. W. M. (2012). Asas-asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v3i1.10376

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Yohanna Nirmalasari, A. Syukur Ghazali, Gatut Susanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License