Higenitas Sanitasi Pengolahan Air Minum Isi Ulang Rumahan di Kabupaten Lampung Timur dan Kota Metro

Anton Setia Budi, Endang Suarsini, Umie Lestari

Abstract


Abstract: Refill drinking water is increasingly becoming the primary choice for the community to meet the drinking water needs. Affordable price refill drinking water is one way for society. Not all refill drinking water treatment (depot) guarantee the quality of products produced. Sanitary hygiene refill drinking water treatment is one factor the quality of drinking water produced include, the location, the equipment used, and handlers/ employees who operate the tool. The purpose of this study was to determine the quality of sanitary hygiene refill drinking water treatment.  The primary document in this research is the observation outcome document. Document presented in tabular form and discussed in the descriptive form.

 Abstrak: Air minum isi ulang semakin menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air minum. Dengan harga yang terjangkau air minum isi ulang rumahan menjadi alternatif bagi masyarakat. Tidak semua pengolahan air minum isi ulang rumahan (depot) terjamin kualitas produk yang dihasilkan. Higenitas sanitasi pengolahan air minum isi ulang rumahan menjadi salah satu faktor kualitas air minum yang dihasilkan meliputi, lokasi, peralatan yang digunakan, dan penjamah/pegawai yang mengoperasikan alat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas higenitas sanitasi pengolahan air minum isi ulang rumahan. Data primer dalam penelitian ini merupakan data hasil observasi. Data disajikan dalam bentuk tabel dan dibahas dalam bentuk deskriptif.


Keywords


sanitation hygiene; home refill drinking water; higenitas sanitasi; air minum isi ulang rumahan;

Full Text:

PDF

References


Apriliana, E., Ramadhian, M., & Gapila, M. (2014). Bacteriological Quality of Refill Drinking Water at Refill Drinking Water Depots in Bandar Lampung. Juke, 4(7), 142–146.

Manuel Deddy, B. (2013). Uji Kualitas Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Sukolali Surabaya Ditinjau dari Perilaku dan pemilihan Alat. Teknik Pomtis, 2(2), 2–6.

Natalia, L. A. (2014). Kajian Kualitas Bakteriologi Air Minum Isi Ualng di Kabupaten Blora. Unnes Journal of Life Science, 3(2), 130–138.

Permenkes. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014. Jakarta: Kementrerian Kesehatan Republik Indonesia.

Silviana, I. (2017). Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Studi Kualitatif pada Ibu-Ibu di Kampung Nelayan Muara Angke Jakarta Utara. Arkemas, 2, 1.

SNI. (2008). Tata Cara Pengoperasian dan Pemeliharaan Unit Paket Instalasi Pengolahan Air. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Sulistyawati. (2003). Keamanan Air Minum. Bandung: Alumni Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v3i7.11355

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Anton Setia Budi, Endang Suarsini, Umie Lestari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License