Profil Berpikir Kreatif Matematis Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Miftha Huljannah, Cholis Sa’dijah, Abd. Qohar

Abstract


Abstract: This research aims to describe the profile of creative thinking of elementary school teacher education students at Tadulako University. Data collection used open-ended problem solving tests and guidelines interview. The subjects of this research consisted of 2 students in high-ability, 2 students in medium-ability, and 1 student in low-ability. The results show that in solving problem three-dimensional figure, subject in high-ability can achieve indicators of fluency, flexibility, and novelty. Subject in medium-ability dan subject in low-ability do not achieve any indicator of creative thinking. While in problem two-dimensional figure, subject in high-ability can achieve the indicator of fluency and flexible, subjek in medium-ability achieve the indicator of fluency, and subject in low-ability do not achieve the three indicators of creative thinking.

 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil berpikir kreatif mahasiswa Pendidikan guru sekolah dasar di Universitas Tadulako. Pengumpulan data menggunakan tes pemecahan masalah open-endeddan pedoman wawancara. Subjek penelitian terdiri dari dua mahasiswa berkemampuan tinggi, dua mahasiswa berkemampuan sedang, dan satu mahasiswa berkemampuan rendah. Hasil penelitian menunjukkan dalam memecahkan masalah pada bangun ruang, subjek berkemampuan matematis tinggi dapat memenuhi ketiga indikator berpikir kreatif. Subjek berkemampuan matematis sedang dan rendah tidak memenuhi ketiga indikator berpikir kreatif. Untuk masalah bangun datar, subjek berkemampuan tinggi memenuhi indikator kefasihan dan fleksibel, subjek berkemampuan matematis sedang memenuhi indikator kefasihan, serta subjek berkemampuan rendah tidak memenuhi ketiga indikator berpikir kreatif.

Abstract: This research aims to describe the profile of creative thinking of elementary school teacher education students at Tadulako University. Data collection used open-ended problem solving tests and guidelines interview. The subjects of this research consisted of 2 students in high-ability, 2 students in medium-ability, and 1 student in low-ability. The results show that in solving problem three-dimensional figure, subject in high-ability can achieve indicators of fluency, flexibility, and novelty. Subject in medium-ability dan subject in low-ability do not achieve any indicator of creative thinking. While in problem two-dimensional figure, subject in high-ability can achieve the indicator of fluency and flexible, subjek in medium-ability achieve the indicator of fluency, and subject in low-ability do not achieve the three indicators of creative thinking.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil berpikir kreatif mahasiswa Pendidikan guru sekolah dasar di Universitas Tadulako. Pengumpulan data menggunakan tes pemecahan masalah open-ended dan pedoman wawancara. Subjek penelitian terdiri dari dua mahasiswa berkemampuan tinggi, dua mahasiswa berkemampuan sedang, dan satu mahasiswa berkemampuan rendah. Hasil penelitian menunjukkan dalam memecahkan masalah pada bangun ruang, subjek berkemampuan matematis tinggi dapat memenuhi ketiga indikator berpikir kreatif. Subjek berkemampuan matematis sedang dan rendah tidak memenuhi ketiga indikator berpikir kreatif. Untuk masalah bangun datar, subjek berkemampuan tinggi memenuhi indikator kefasihan dan fleksibel, subjek berkemampuan matematis sedang memenuhi indikator kefasihan, serta subjek berkemampuan rendah tidak memenuhi ketiga indikator berpikir kreatif.


Keywords


mathematical creative thinking; elementary school teacher education students; berpikir kreatif matematis; mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar

Full Text:

PDF

References


Baran, G., Erdogan, S., & Çakmak, A. (2011). A Study on the Relationship Between Six-Year-Old Children Creativity and Mathematical Ability. International Education Studies, 4(1), 105—111.

Ciltas, A. (2012). The Effect of the Mathematical Modeling Method on the Level of Creative Thinking. The New Education Review, 30(4), 103–113.

Defitriani, E. (2014). Profil Berpikir Kreatif Siswa Kelas Akselerasi dalam Memecahkan Masalah Matematika Terbuka. Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika, 6(2), 65—76.

Fardah, D. K. (2012). Analisis Proses dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Matematika melalui Tugas Open-Ended. Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 3(2), 91—99.

Febriani, S., & Ratu, N. (2018). Profil Proses Berpikir Kreatif Matematis Siswa dalam Pemecahan Masalah Open-Ended Berdasarkan Teori Wallas. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 39—49.

Fitri, R., Helma., & Syarifuddin, H. (2014). Penerapan Strategi The Firing Line pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Batipuh. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 18—22.

Judiani, S. (2011). Kreativitas dan Kompetensi Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(1),56—69. DOI: http://dx.doi.org/10.24832%2Fjpnk.v17i1.7.

Mahmudi, A. (2008). Mengembangkan Soal Terbuka (Open-Ended Problem) dalam Pembelajaran Matematika. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika, FMIPA UNY, Yogyakarta, 24 Desember.

Nanang, A. (2016). Berpikir Kreatif Matematis dan Kemandirian Belajar dalam Pembelajaran Berbasis Masalah. Mimbar Sekolah Dasar, 3(2), 171—182. DOI: http://dx.doi.org/10.23819/mimbar-sd.v3i2.4283.

Sa’dijah, C. (2013). Kepekaan Bilangan Siswa SMP melalui Pembelajaran Matematika Kontekstual yang Mengintegrasikan Keterampilan Berpikir Kreatif. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 20(2), 222—227.

Sa’dijah, C., Rafiah, H., Gipayana., M., Qohar, A., & Anwar, L. (2016). Asesmen Pemecahan Masalah Open-Ended untuk Mengukur Profil Berpikir Kreatif Matematis Siswa Berdasar Gender. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan, 25(2), 147—159. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um009v25i22016p147.

Setiawan, T. B., Dafik., & Laili, N. (2017). Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VIII dalam Memecahkan Masalah Matematika Soal Model PISA Fokus Konten Quantity Berdasarkan Kearifan Lokal. KADIKMA, 8(1), 1—10.

Siswono, T. Y. E. (2008). Proses Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan dan Mengajukan Masalah Matematika. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(1), 60—68.

Soleymanpour, J. (2014). The Effects of Creative Teaching Method on Motivation and Academic Achievement of Elementary School Students in Academic Year 2014-2015. Singaporean Journal of Business Economics, and Management Studies 3(5), 35—39

Švecová, V., Rumanová, L., & Pavlovičová, G. (2014). Support of Pupil’s Creative Thinking in Mathematical Education. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 116, 1715—1719. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.01.461

Zelenskiy, A. S. (2013). Multiple Solutions of A Problem: Find the Best Point of the Shot. Australian Senior Mathematics Journal, 27(1), 47—55.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v3i11.11730

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Miftha Huljannah, Cholis Sa’dijah, Abd. Qohar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License