Pengaruh Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Proses Sains dan Pemahaman Konsep Optik Siswa Kelas VIII

Muhammad Taufiq Alhudaya, Arif Hidayat, Supriyono Koeshandayanto

Abstract


Abstract: This research was aimed to know whether there is a difference in science process skill and concept comprehension on optical materials of students who learn with guided inquiry learning with discovery learning. The research design used was quasi-experimental type pretest-posttest control group design. Hypothesis test in research using Anacova (Analysis of Covariance). The results showed that (1) there is a difference in science process skill of experimental class and control class where the science process skill of experiment class student is higher than control class student; (2) there is a difference of understanding of optical material concept of experimental class and control class where the students' understanding of optical concept of experimental class is higher than control class students.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan keterampilan proses sains dan pemahaman konsep pada materi optik antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran discovery learning. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental tipe pretest posttest control group design. Uji hipotesis dalam penelitian menggunakan Anakova (Analisis of Covariance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan keterampilan proses sains siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol dimana keterampilan proses sains siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan siswa kelas kontrol dan (2) terdapat perbedaan pemahaman konsep materi optik siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol dimana pemahaman konsep optik siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan siswa kelas kontrol.


Keywords


guided inquiry; science process skills; understanding of concepts; inkuiri terbimbing; keterampilan proses sains; pemahaman konsep

Full Text:

PDF

References


Ambarsari, W., Santosa, S., & Maridi, M. (2013). Penerapan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Proses Sains Dasar pada Pelajaran Biologi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Surakarta. Pendidikan Biologi, 5(1), 81—95.

Fatimah, F., Susilo, H., & Diantoro, M. (2016). Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VII dengan Pembelajaran Model Levels Of Inquiry. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(9), 1706—1712.

Galili, I., & Hazan, A. (2000). Learners’ Knowledge In Optics: Interpretation, Structure, and Analysis. International Journal Science. Education, 22(1), 57—88.

Gazali, A., Hidayat, A., & Yuliati, L. (2015). Efektivitas Model Siklus Belajar 5E terhadap Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan Sains, 3(1), 10—16.

Hanif, Ibrohim, & Rohman, F. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi Materi Plantae Berbasis Inkuiri Terbimbing Terintegrasi Nilai Islam untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa SMA. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(11), 2163—2171.

Hariyadi, D., Ibrohim., & Rahayu, S. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Lingkungan terhadap Keterampilan Proses dan Penguasaan Konsep IPA Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Kupang pada Materi Ekosistem. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(8), 1567—1574.

Hilman. (2014). Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Mind Map terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar IPA. Jurnal Pendidikan Sains, 2(4), 224—229.

Jannah, M., Sugianto, & Sarwi. (2012).Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Nilai Karakter melalui Inkuiri terbimbing Materi Cahaya pada Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama. Journal of Innovative Science Education, 1(1), 54—60.

Justice, C., Rice, J., Roy, D., Hudspith, B., & Jenkins, H. (2009). Inquiry-Based Learning In Higher Education: Administrators’ Perspectives On Integrating Inquiry Pedagogy Into The Curriculum. Higher Education, 58(6), 841

Khan, M. (2012). A Comparison of an Inquiry Lab Teaching Method and Traditional Lab Teaching Method upon Scientific Attitude of Biology Students. Language in India, 12(6), 398—410.

Khanifah, S., Pukan, K.K., & Sukaesih, S. (2012). Pemanfaatan Lingkungan Sekolah sebagai Sumber Belajar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Unnes Journal of Biology Education, 1(1), 82—89.

Khusna, N., Yamtinah, S., & Ashadi, A. (2016). Pengembangan Subject Spesific Pedagogy (SSP) IPA Terpadu Kelas VIII SMP di Surakarta Berbasis Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) Pada Tema Mata Sebagai Alat Optik Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan Kimia, 5(3), 59—67.

Kurniawati, D., Masykuri, M., & Saputro, S. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Dilengkapi LKS untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Prestasi Belajar pada Materi Pokok Hukum Dasar Kimia Siswa Kelas X MIA 4 SMA N 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Kimia, 5(1), 88—95.

Lati, W., Supasorn, S., & Promarak, V. (2012). Enhancement of learning achievement and integrated science process skills using science inquiry learning activities of chemical reaction rates. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 46, 4471—4475.

Rizal, M. (2014). Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Multi Representasi terhadap Keterampilan Proses Sains dan Penguasaan Konsep IPA Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Sains, 2(3), 159—165.

Savery, J. R. (2006). Overview of Problem Based Learning: Definitions and Distinctions. Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning, 1(1), 9—20.

Schwarz, C. V., & Gwekwerere, Y. N. (2007). Using A Guided Inquiry and Modeling Instructional Framework (EIMA) To Support Preservice K‐8 Science Teaching. Science Education, 91(1), 158—186.

Shahali, E. H. M., Halim, L., Treagust, D. F., Won, M., & Chandrasegaran, A. L. (2015). Primary School Teachers’ Understanding of Science Process Skills in Relation to Their Teaching Qualifications and Teaching Experience. Research in Science Education. 47(2), 257—281.

Simsek, P., & Kabapinar, F. (2010). The Effects of Inquiry-Based Learning on Elementary Students’ Conceptual Understanding of Matter, Scientific Process Skills and Science Attitudes. Procedia Social and Behavioral Sciences 2(2010), 1190—1194.

Sribekti, A., Ibrohim, I., & Hidayat, A. (2016). Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Selorejo Menggunakan Perangkat Pembelajaran Ekosistem Berbasis Inkuiri Terbimbing dengan Sumber Belajar Waduk Lahor. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(8), 1575—1580.

Suniati, N. M. S., Sadia, W., & Suhandana, A. (2013). Pengaruh Implementasi Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Multimedia Interaktif tehadap Penurunan Miskonsepsi. Jurnal Adminitrasi Pendidikan, 4(1).

Villagonzalo, E. C., (2014). Process Oriented Guided Inquiry Learning: An Effective Approach in Enhancing Students’ Academic Performance. In DLSU Research Congress, 2(1), pp 1—6.

Zeidan, A. H. & Jayosi, M. R. (2014). Science Process Skills and Attitude Toward Science Among Palestinian Secondary School Students. World Journal of Educations, 5(1), 13—24.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v3i11.11747

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Muhammad Taufiq Alhudaya, Arif Hidayat, Supriyono Koeshandayanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License