Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation terhadap Hasil Belajar Geografi

Achmad Taher, Sugeng Utaya, Syamsul Bachri

Abstract


Abstract: This study aims to determine the differences in student geography learning outcomes taught with the group investigation model and those taught by conventional methods (discussion). This type of research is a quasi-experimental (quasi experimental). The study design used a pretest - posttest non-equivalent control group design. The data analysis used is the independent sample t-test value of the gain score with the help of the SPSS 16.0 for Windows application. The results showed that there were significant differences in geographic learning outcomes between the experimental class and the control class. The value of geography learning outcomes of students taught with group investigation models is better than the geography learning outcomes of students who are taught using conventional methods (discussion). This is because students who conduct investigations can understand geography learning material on the topic of coastal abrasion better than students who study conventionally.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar geografi siswa yang diajar dengan model group investigation dan yang diajar dengan metode konvensional (diskusi). Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi experimental). Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest non-equivalent control group desain. Analisis data yang digunakan adalah uji independent sample t-test nilai dari gain score dengan bantuan aplikasi SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar geografi yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai hasil belajar geografi siswa yang diajar dengan model group investigation lebih baik dibanding hasil belajar geografi siswa yang diajar dengan metode konvensional (diskusi). Hal ini disebabkan siswa yang melakukan investigasi dapat memahami materi pembelajaran geografi topik abrasi pantai lebih baik dibanding siswa yang belajar secara konvensional.


Keywords


cooperative learning; group investigation; geography learning outcomes; pembelajaran kooperatif; group investigation; hasil belajar geografi

Full Text:

PDF

References


Afandi, Z. (2015). Pengaruh Strategi Pembelajaran Kontekstual dan Efikasi Diri terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa SMA Kota Kediri. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran, 1(2), 127–136.

Arsyad, A. (2014). Media Pembelajaran. PT. Raja Grafindo Perseda.

Astuti, Y. T., & Haryono, A. (2017). Implementasi Metode Brainstorming dalam Model Group Investigation pada Mata Pelajaran Ekonomi untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas X IPS 3 SMAN 1 Batu. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 10(2), 109–117. https://doi.org/10.17977/UM014v10i22017p109

Azizah, U., & Nasrudin, H. (2013). Pemberdayaan Kecakapan Berpikir Siswa SMA Bertaraf Internasional melalui Pengembangan Perangkat Pembelajaran Materi Redox Reaction Berorientasi “Group Investigation Cooperative.” Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 20(2), 141–151.

Badu, R. (2015). Panjang Tes, Gaya Kognitif, dan Hasil Belajar IPS Peserta Didik Paket B. Jurnal Ilmu Pendidikan, 21(1), 59–63.

Darsono. (2000). Belajar dan Pembelajaran. Semarang: IKIP Pres.

Hadinata, L. W., Utaya, S., & Setyosari, P. (2017). Pengaruh Pembelajaran Student Team Achievement Division dan Diskusi terhadap Hasil Belajar IPA Kelas IV SD. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(7), 7.

Hakim, B. A., Suharyanto, & Hidajat, W. (2012). Efektivitas Penanggulangan Abrasi Menggunakan Bangunan Pantai di Pesisir Kota Semarang. 7.

Halek, E. F., Oetpah, V., & Seran, Y. (2016). Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Inkuiri pada Siswa SMA. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(10), 2047–2049.

Irwandi. (2013). Pengaruh Pendekatan Kontekstual terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa SMA. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(1), 100–105.

Khafid, S. (2010). Pembelajaran Kooperatif Model Investigasi Kelompok, Gaya Kognitif, dan Hasil Belajar Geografi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 17(1), 73–78.

Laila, N., Hariyono, H., & Sumarmi. (2016). Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran IPS menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 1(2), 123–129. https://doi.org/10.17977/um022v1i22016p123

Marlina, Utaya, S., & Yuliati, L. (2017). Pengaruh Authentic Problem Based Learning (aPBL) terhadap Penguasaan Konsep IPA Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(11), 1509–1514.

Masitoh, S. (2016). Peningkatan Aktivitas Belajar dengan Pembelajaran Investigasi Kelompok dalam Kuliah Metode Penelitian PLB II. Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(2), 100–107.

Mite, Y., Corebima, A. D., & Syamsuri, I. (2016). Hubungan Antara Gaya Belajar dengan Hasil Belajar Siswa SMA Katolik Santa Maria Malang Berbasis Skor Terkoreksi Dalam Pembelajaran Biologi melalui Pembelajaran Group Investigation (GI) Tahun Ajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(5), 822—827.

Murtiningsih, I., & Komalasari, K. (2017). Model Group Investigation untuk Meningkatkan Kecakapan Kewarganegaraan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 23(1), 83–90.

Nugroho, D. H. (2013). Strategi Pembelajaran Geografi. Yogyakarta: Ombak.

Nuraeni, D., Utaya, S., & Akbar, S. (2017). Aktivitas Belajar Dalam Pembelajaran Inside-Outside Circle melalui Lesson Study pada Kelas V SD. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(9), 1175–1181.

Rahayu, T. P., Wahjoedi, & Sudarmiatin. (2017). Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa melalui Pembelajaran. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(9), 1182–1187.

Sharan, Y. (1998). Enriching the Group and Investigation in the Intercultural Classroom. European Journal of Intercultural Studies, 9(2), 133–140. https://doi.org/10.1080/0952391980090203

Siskandar. (2009). Keefektifan Pendekatan Cooperative Learning Dalam Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 16(3), 178–185.

Slavin, R. E. (2010). Cooperative Learning. Bandung: Nusa Media.

Sudarman., Handoyo, B., & Utomo, D. H. (2018). Meningkatkan Hasil Belajar Geografi menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Visual. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(3), 377–381.

Sudewi, N. L., Subagia, I. W., & Tika, I. N. (2014). Studi Komparasi Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) terhadap Hasil Belajar Berdasarkan Taksonomi Bloom. Jurnal Pendidikan IPA Ganesha, 4, 1-9.

Sudjana, N. (2014). Penelitian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sumarmi. (2012). Model-Model Pembelajaran Geografi. Malang: Aditya Media Publishing.

Titisari, K. H., & Wijayanti, A. (2014). Model Pembelajaran Praktikum Akuntansi untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 21(2), 194–207.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v4i4.12256

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Achmad Taher, Sugeng Utaya, Syamsul Bachri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License