Level Kognitif Literasi Berbantuan Explosion Box Sastra terhadap Kemampuan Menemukan dan Memahami Konsep Moral Siswa Kelas IV SD

Fitriya Nur Rahmah, Dedi Kuswandi, Alif Mudiono

Abstract


Abstract: This study prove the influence of experiential-assisted cognition on moral reasoning. Used quantitative approach, quasi experiment type, pretest-posttest control group design. The results showed there was influence on the level of cognitive literacy based on the explosion box literature's four PIRLS rating scale on the ability to understand in both groups of trials and found moral concepts in the control group (Pillai's Trace test significance value was smaller than alpha 5%). The ex box literary product as Gerakan Literasi Sekolah innovation to develop personal literate character through literacy reading which uniquely and interestingly packaged so it trains and improves the cognitive level of literacy and moral reasoning experience of fourth grade students.

Abstrak: Studi ini membuktikan pengaruh kognisi berbantuan pengalaman dan lingkungan terhadap penalaran moral. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen semu pretest-posttest control group design. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh level kognitif literasi berdasarkan empat skala penilaian PIRLS berbantuan explosion box sastra terhadap kemampuan memahami pada kedua kelompok uji coba dan menemukan konsep moral pada kelompok kontrol (nilai signifikansi uji Pillai’s Trace lebih kecil dari alpha 5%). Produk ex box sastra menjadi inovasi Gerakan Literasi Sekolah untuk menumbuhkembangkan pribadi literat berbudi pekerti melalui bacaan literasi yang dikemas secara unik dan menarik sehingga melatih dan meningkatkan level kognitif literasi dan pengalaman penalaran moral siswa kelas IV

Keywords


explosion box; cognitive level; literacy; literature; elementary student; explosion box; level kognitif; literasi; sastra; siswa SD

Full Text:

PDF

References


Aji, S. M. W. (2018). Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (Studi Multi Situs di SDN Kauman I dan di SDN Percobaan I Kota Malang). Tesis tidak diterbitkan. Universitas Negeri Malang, Malang.

Almerico, G. (2014). Building Character Through Literacy with Children’s Literature. Research in Higher Education Journal, 26, 1–13.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Darmadi, H. (2009). Dasar Konsep Pendidikan Moral. Bandung: Alfabeta.

Ditjen Dikdasmen (Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah). (2016a). Buku Saku Gerakan Literasi Sekolah: Menumbuhkan Budaya Literai di Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (Online), (http://dikdasmen.kemdikbud.go.id, diakses 15 Desember 2016).

Ditjen Dikdasmen (Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah). (2016b). Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah: Menumbuhkan Budaya Literai di Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (Online), (http://dikdasmen.kemdikbud.go.id, diakses 15 Desember 2016).

Faizah, D. U., Sufyadi, S., Anggraini, L., Waluyo., Dewayani, S., Muldian, W., Roosaria, D. R. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (Online), (http://dikdasmen. kemdikbud.go.id), diakses 15 Desember 2016.

Fajrin, N., Zainuddin, M., & Gipayana, M. (2017). Pembelajaran Keterampilan Membaca. Prosiding TEP & PDs Transformasi Pendidikan Abad 21, 4(32), 396–401.

Febriana, P. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran Explosion History Box pada Materi Masuknya Bangsa Eropa ke Indonesia Kelas X SMK Negeri 7 Malang. Skripsi tidak diterbitkan. Universitas Negeri Malang, Malang.

Febriyanto, D. D. (2018). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Tesis tidak diterbitkan. Universitas Negeri Malang, Malang.

Gipayana, M. (2010). Pengajaran Literasi Menulis di SD-MI. Malang: Asah Asih Asuh.

Harsiati, T. (2011). Development of Literacy Test on Critical and Creative Reading for Junior High School Student. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 2(1), 84–100. https://doi.org/10.21009/jep.021.07

Hasanah, M. (2012). Model Cerita Fiksi Kontemporer Anak-anak untuk Pengembangan Kemahirwacanaan Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar. Litera, 11(1), 98–109.

Hidayat, M., Basuki, I., & Akbar, S. (2018). Gerakan Literasi Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(6), 810–817.

Jacobs, J. (2008). Moral Theory and Moral Psychology. In Dimensions of Moral Theory (pp. 42–73). https://doi.org/10.1002/9780470775899.ch2

Kalida, M., & Mursyid, M. (2015). Gerakan Literasi Mencerdaskan Negeri. Yogyakarta: Aswaja Perindo.

Khotimah, K., Akbar, S., & Sa’dijah, C. (2018). Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(11), 1488–1498.

Leech, N. G., Barrett, K. C., & Morgan, G. A. 2005. SPSS for intermediate statistics: Use and interpretation, 2nd edition. London: Lawrence Erlbaum Associates.

López, M. (2017). Self-generated Literacy Practices in Disadvantaged Environments in Chile. International Journal of Education and Literacy Studies, 5(1), 29–41. https://doi.org/10.7575/aiac.ijels.v.5n.1p.29

Lourenço, O. (2014). Why be moral? In defense of a Kohlbergian approach. Psychologica, 56, 25–42. https://doi.org/10.14195/1647-8606_56_2

Mardiah, A., Suwignyo, H., & Kuswandi, D. (2016). Pengembangan Modul Membaca Intensif Materi Cerita Petualangan Berbasis Saintifik. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(6), 1115–1119.

Maxwell, B. (2010). Does ethical theory have a place in post-kohlbergian moral psychology? Educational Theory, 60(2), 167–188. https://doi.org/10.1111/j.1741-5446.2010.00352.x

Mayer, R. (1998). Does the Brain Have a Place in Educational Psychology? Educational Psychology Review, 10(4), 389–396. https://doi.org/10.1023/A:1022837300988

Mullis, I.V.S., Martin, M. O., Foy, P., & Drucker, K. T. 2012. Progress in International Reading Literacy Study (PIRLS). Amsterdam: International Association for the Evaluation of Educational Achievement (IEA).

Musfiroh, T. (2016). Konstruk Kompetensi Literasi untuk Siswa Sekolah Dasar. Litera, 15(1), 2–5.

Nasriya, T. (2018). The Development of Explosion Box as Learning Media for Teaching Components of Ecosystem at 5th grade MI Perwanida Blitar. Thesis. Islamic Elementary Education Program (Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang). Retrieved from http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/11820

Noor, R. M. (2011). Pendidikan Karakter Berbasis Sastra. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

OECD. 2016. Result from PISA. Canada: OECD.

Permata, B., Wahyono, H., & Wardoyo, C. (2017). Bahan Ajar Berbasis Cerita Untuk. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(3), 356–362.

Permendikbud RI Nomor 23 tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. 2015. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (Online), (http://dikdasmen.kemdikbud.go.id, diakses 15 Desember 2016).

Prayoga, R., Suwignyo, H., & Harsiati, T. (2017). Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Berbantuan Media Buku Cerita Anak. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(11), 1498–1503.

Puspita, R., Sunendar, D., Musthafa, B., & Agung, R. (2017). Improving Students Reading Comprehension Ability Through Integrated Thematic Learning With School Literacy Movement Support. Jurnal Pendidikan Humaniora, 5(3), 99–103. https://doi.org/10.17977/um030v5i32017p099

Ridwan, M., & Mudiono, A. (2017). Analisis Muatan Nilai-Nilai Karakter Pada Buku Siswa Kelas Iv Sekolah Dasar Tema Indahnya Kebersamaankebersamaan. Wahana Sekolah Dasar (Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan), 25(1), 1–7.

Sa’adah, I. (2016). Nilai-Nilai Moral Pada Bacaan Bahasa Jawa. Prosiding Seminar Nasional KSDP Prodi S1 PGSD “Konstelasi Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Di Era Globalisasi, 269–282.

Santrock, J. W. (2007). Perkembangan Anak: Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Schunk, D. H. (2012). Teori Pembelajaran: Sebuah Pendekatan Pendidikan (edisi keenam). Boston, MA: Pearson.

Solihah, F., Santoso, A., & Mudiono, A. (2018). Studi Penerapan Program Pembiasaan Membaca di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(3), 382–397.

Subkhan, E. (2016). Pendidikan Kritis Kritik atas Praksis Neoliberalisasi dan Standardisasi Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Triatma, I. (2016). Minat Baca Pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Negeri Delegan. E-Jurnal Prodi Teknologi Pendidikan, V Nomor 6 (Teknologi Pendidikan), 166–178.

Wachidah, L., Suwignyo, H., & Widiati, N. (2017). Potensi Karakter Tokoh dalam Cerita Rakyat sebagai Bahan Bacaan Literasi Moral. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(7), 894–901.

Wahyuni, S. (2019). Menumbuhkembangkan Minat Baca Menuju Masyarakat Literat. Diksi, 16(2), 179–189. https://doi.org/10.21831/diksi.v16i2.6617

Waladiyah, N. (2018). Pengembangan Media Explosion Box Tumrap Kawasisan Nulis Teks Geguritan Siswa Klas VII SMPN 26 Surabaya Taun 2017-2018. Baradha Jurnal Mahasiswa Unesa, 1(1). Retrieved from http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id

Wulananda, R., Saryono, D., & Suwignyo, H. (2016). Estetika Profetik Novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan Karya Tasargo G. K. sebagai Sumber Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(7), 1350–1363.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v4i4.12307

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Fitriya Nur Rahmah, Dedi Kuswandi, Alif Mudiono

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License