Modul Elektronik Berbasis Problem Solving Berdasarkan Hasil Penelitian Aktivitas Immunostimulan pada Tikus Diabetes Melitus Tipe II

Ulfa Maulida Farid, Abdul Gofur, Sri Rahayu Lestari

Abstract


Abstract: This research was aimed to produce electronic modules Problem Solving based of research immunostimulant activity in type 2 diabetes melitus rats to improve students' critical thinking skills that are valid, practical and efficient. This study use ADDIE. results the media expert validation obtained a percentage of 92.74% is valid. material expert validation obtained a percentage of 92.85% with a very valid category. The overall validation results from field practitioners received a percentage of 93.92% with valid category. In terms of readability and practicality gained a percentage of 83.31%.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul elektronik pemecahan masalah berdasarkan aktivitas imunostimulan penelitian pada tikus diabetes melitus tipe II untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa yang valid, praktis dan efisien. Penelitian ini menggunakan ADDIE. Hasil validasi ahli media diperoleh persentase 92,74% valid. Validasi ahli materi diperoleh persentase 92,85% dengan kategori sangat valid. Keseluruhan hasil validasi dari praktisi lapangan menerima persentase 93,92% dengan kategori valid. Dalam hal keterbacaan dan kepraktisan diperoleh persentase 83,31%.

Keywords


electronic module; problem solving; critical thinking; modul elektronik; problem solving; berpikir kritis

Full Text:

PDF

References


Aminatun, T., Subali, B., Prihartina, I., F, A. M., Dwiyani, A., Nindiasari, T., Luthfi, M. (2016). Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Android Mobile Materi Ekosistem Lokal Nusa Tenggara untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Mahasiswa SMA. Seminar Nasional Pendidikan Sains . Universitas Sebelas Maret.

Belawati, T. (2003). Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Universitas Terbuka.

Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. London: Springer New York Dordecht Heidelberg.

Carey, G. (2010). Integratif Metabolism: An Interactive Learning Tool for Nutrition, Biochemistry and Physiology. Journal of College Science Teaching, 16–22.

Depdikbud. (2012). Undang-undang RI No. 12 tentang Pendidikan Tinggi. Jakarta.

Ebih, A. R. A., Ratna, R., & Yeni, H. (2015). Kontribusi Pembelajaran Kontekstual Dengan Teknik SQ4R terhadap Peningkatan Kemampuan Pemahaman dan Berpikir Kritis Matematis. Jurnal Siliwangi, 1(1), 21–31.

Ennis, R. H. (2011). The Nature of Critical Thinking: An Outline of Critical Thinking Dispositions and Abilities. In Emeritus Professor. University of Illinois.

Greenstein, L. (2012). Assessing 21st Century Skills: A Guide to Evaluating Mastery and Authentic Learning. https://uk.sagepub.com/en-gb/asi/assessing-21st-century-skills/book237748#description

Halidi, H. M., N.H, S., & Sahrul, S. (2015). Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis TIK terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPA Mahasiswa Kelas V SDN Model Terpadu Madani Palu. E-Journal Mitra Sains, 3(1), 53–60.

Krnel, D., & B. Bajd. (2009). Learning and E-Materials. Acta Didactica Napocensia, 2(1), 97–108.

Magsino, R. . (2014). Enhancing Higher Order Thinking Skills in a Marine Biology Class through Problem-Based Learning. Asia Pacific Journal of Multidisciplinary Research, 2(5), 1–6.

Montagnes, I. (2000). Textbooks and Learning Materials. Dakar, Senegal: World Education Forum.

Pradani, N. C., Zubaidah, S., & Lestari, U. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Dipadu dengan Jigsaw terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Mahasiswa.

Raharjo, M. W. C., Suryati, & Khery, Y. (2017). Pengembangan Modul Elektronik Interaktif menggunakan Adobe Flash pada Materi Ikatan Kimia untuk Mendorong Literasi Sains Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia “Hydrogen,” 5(1), 8–13.

Santoso, E. (2017). Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(1), 16–29.

Sarianti, T. M. (2016). Pengaruh Pembelajaran Berbasis TIK terhadap Berpikir Kreatif Mahasiswa pada Materi Sistem Gerak pada Manusia Kelas XI SMAN 2 Kaway XVI Kecamatan Kaway XVI. Journal Bionatural, 3(1), 1–12.

Suarsana, I. M., & Mahayukti, G. (2013). Pengembangan E-Modul Berorientasi Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI), 2(3), 193–200.

Suhartini, I., Edi, S., & S. Edy. (2016). Pengaruh Pembelajaran Kontekstual terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik dan Kemandirian Belajar Siswa di MTS Miftahussalam Medan. PARADIKMA, 9(3), 62–71.

Sulistyaningkarti, L., Utami, B., & Haryono. (2016). Penggunaan Model Pembelajaran Problem Solving Dilengkapi LKS untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Prestasi Belajar Mahasiswa pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), 5(2), 1–9.

Tantu, Y. R. (2018). Penerapan Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 11 pada Pelajaran Kimia di UPH College. A Journal of Language, Literature, Culture, and Education POLYGLOT, 14(2), 209–222.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v4i5.12473

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Ulfa Maulida Farid, Abdul Gofur, Sri Rahayu Lestari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License