Kebutuhan Bahan Ajar Matakuliah Biologi Sel di Perguruan Tinggi Kota Malang

Iin Murtini, Siti Zubaidah, Dwi Listyorini

Abstract


Abstract: The purpose of this research was to find out the teaching materials that needed to be developed in Cell Biology courses at Malang City Universities. The study was conducted on students who have taken Cell Biology courses in four college at the Malang city. The type of research conducted is quantitative descriptive research. The results showed that students were interested in Cell Biology courses and in the Cell Biology course there were several topics which were considered difficult including cell division, cell division control, and cancer, while for the results of the study related to the availability of teaching materials used, data were obtained that in three universities, namely UNISMA, UMM, and IKIP Budi Utomo, the percentage was more than 50% while for UIN the percentage was 48%. Students consider teaching that has not been able to construct understanding of concepts in studying Cell Biology courses so it is necessary to develop research-based module teaching materials.

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahan ajar yang perlu dikembangkan pada matakuliah Biologi Sel di Perguruan Tinggi Kota Malang. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa yang telah menempuh matakuliah Biologi Sel di empat Perguruan Tinggi kota Malang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deksriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa tertarik pada matakuliah Biologi Sel dan pada matakuliah Biologi Sel terdapat beberapa topik yang dianggap sulit antara lain pembelahan sel, pengendalian pembelahan sel, dan kanker. Hasil penelitian terkait ketersediaan bahan ajar yang digunakan diperoleh data bahwa pada tiga perguruan tinggi yaitu UNISMA, UMM, dan IKIP Budi Utomo diperoleh persentase lebih dari 50% sedangkan untuk UIN didapatkan persentase sebesar 48%.  Mahasiswa menganggap ajar yang digunakan belum dapat mengonstruk pemahaman konsep dalam mempelajari matakuliah Biologi Sel sehingga perlu adanya pengembangan bahan ajar modul berbasis penelitian.

Keywords


teaching materials; cell biology; college; bahan ajar; biologi sel; perguruan tinggi

Full Text:

PDF

References


BSNP. (2010). Paradigma Pendidikan Nasional di Abad-21. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.

Chattopadhyay, A. (2012). Understanding of Mitosis and Meiosis in Higher Secondary Students of Northeast India and the Implications for Genetics Education. Education, 2(3), 41–47. https://doi.org/10.5923/j.edu.20120203.04

Depdiknas. (2008a). Panduan Pengembangan Bahan Ajar (Diretorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Ed.). Jakarta.

Depdiknas. (2008b). Penulisan Modul. Jakarta: Direktorat Tenaga Kependidikan, Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Departemen Pendidikan Nasional.

Handayani, S. (2015). Pengembangan Modul Pembelajaran berbasis Pengujian di Laboratorium sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi. Prosiding Konvensi Nasional APTEKINDO VII dan Temu Karya XVIII FPTK/FT-JPTK Se-Indonesia

Ikhsan, M., Sutarno, S., & Prayitno, B. A. (2016). Pengembangan Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Sistem Gerak Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIA SMA Negeri 1 Wera Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Jurnal Inkuiri, 5(1), 133–142.

Kristanto, D. D. (2011). Pokok Bahasan Gerak pada Siswa SMA Kelas X Semester 1 SMA Negeri 1 Purwareja Klampok. Unnes.

Kurniawan, W., Pujaningsih, F. B., Alrizal, A., & Latifah, N. A. (2018). Analisis Kebutuhan Mahasiswa terhadap Bahan Ajar sebagai Acuan untuk Pengembangan Modul Fisika Gelombang Bola dan Tabung. EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika, 3(1), 17–25.

Lewis, J., & Wood-Robinson, C. (2000). Genes, Chromosomes, Cell Division and Inheritance-Do Students See Any Relationship? International Journal of Science Education, 22(2), 177–195. https://doi.org/10.1080/095006900289949

Peniati, E. (2012). Pengembangan Modul Matakuliah Strategi Belajar Mengajar IPA Berbasis Hasil Penelitian Pembelajaran. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(1), 8–15. https://doi.org/10.15294/jpii.v1i1.2006

Prastowo, A. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: Diva Press.

Purwanto, P. (2007). Pengembangan Modul. Jakarta: Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional.

Sanjaya, F. M., Kiswardianta, R. B., & Pujiati, P. (2017). Penyusunan Modul Zat Pengawet Makanan Kelas VIII SMP Berbasis Penelitian Zat Antibakteri. In Prosiding Seminar Nasional Simbiosis, 2(September), 310–314.

Surya, M. (2014). Psikologi Guru Konsep dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta.

Wena, M. (2009). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v4i8.12685

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Iin Murtini, Siti Zubaidah, Dwi Listyorini

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License