Kearifan Lokal Upacara An Tama Masyarakat Adat Loona sebagai Sumber Belajar Geografi

Martinus Hermenegild Mau, Singgih Susilo, I Nyoman Ruja

Abstract


Abstract: The purpose of this study was to examine the values of local wisdom in the An Tama ceremony at the Loona indigenous community as a source of learning Geography. This type of research is qualitative research using an ethnographic approach. Data sources were obtained from observation and interviews of Loona indigenous people’s. The results of the study show that during the An Tama ceremony at the Loona indigenous people’s established a harmonious relationship with their environment. Community trust in the forces of nature and ancestral spirits causes people to always act carefully in treating their environment. Unconsciously, community trust in the An Tama ceremony is able to preserve the environment. The values of local wisdom need to be known by students, so that it can be used as a source of learning in Geography learning.

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengkaji nilai-nilai kearifan lokal dalam upacara An Tama pada masyarakat adat Loona sebagai sumber belajar Geografi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi.  Sumber data diperoleh dengan melakukan observasi dan wawancara pada masyarakat adat Loona. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam upacara An Tama masyarakat adat Loona menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungannya. Kepercayaan masyarakat terhadap kekuatan alam dan roh leluhur menyebabkan masyarakat selalu bertindak secara hati-hati dalam memperlakukan lingkungannya. Secara tidak sadar kepercayaan masyarakat dalam upacara An Tama mampu menjaga kelestarian lingkungannya. Nilai-nilai kearifan lokal tersebut perlu diketahui oleh mahasiswa sehingga dapat dijadikan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran Geografi.

Keywords


local wisdom; environmental conservation; geography learning resources; kearifan lokal; pelestarian lingkungan; sumber belajar geografi

Full Text:

PDF

References


Agus Effendi, S. (2012). Implementasi Kearifan Lingkungan Dalam Budaya Masyarakat Adat Kampung Kuta sebagai Sumber Pembelajaran IPS. Diakses dari http://jurnal. upi. edu/file/17-AGUS_EFFENDI-edit. pdf.

Bintarto, R. (1983). Interaksi Desa-Kota dan Permasalahannya. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Daeng, H. (2000). Manusia, Kebudayaan, dan Lingkungan: Tinjauan Antropologis. Pustaka Pelajar.

Jamal, S. (2017). Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMPN 2 Srumbung. Social Studies, 6(4), 469–479.

Kaplan, D., & Manners, R. A. (2012). La relación entre la teoría etnológica y el hecho etnográfico. Antropología y Comparación Cultural: Métodos y Teorías, 335–356. UNED, Universidad Nacional de Educación a Distancia.

Manuaba, I. B. P., Dewi, T. K. S., & Kinasih, S. E. (2012). Mitos, Masyarakat Adat, dan Pelestarian Hutan. Atavisme, 15(2), 235–246. https://doi.org/https://doi.org/10.24257/atavisme.v15i2.63.235-246

Pattiselanno, F., & Mentansan, G. (2011). Kearifan Tradisional Suku Maybrat dalam Perburuan Satwa sebagai Penunjang Pelestarian Satwa. Hubs-Asia, 10(1). https://doi.org/https://doi.org/10.7454/mssh.v14i2.664

Sadilah, E., Mudjijono, M., Budi, N., & Silistyo, S. (2015). Etnografi Masyarakat Desa Randualas (Kajian Budaya Santetan-Jagong). Yogyakarta: Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB).

Spradley, J. P. (2007). Etnografi. Yogyakarta: Triwacana.

Sufia, R., Sumarmi, S., & Amirudin, A. (2016). Kearifan Lokal Dalam Melestarikan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Masyarakat Adat Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(4), 726–731.

Sukmawati, S., Utaya, S., & Susilo, S. (2015). The Local Wisdom of Indigenous People on Forest Preservation as Learning Source of Geographic Subject. Jurnal Pendidikan Humaniora, 3(3), 202–208.

Sukmawaty, W. E., & Sugiyono, S. (2016). Pengembangan Model Manajemen Unit Produksi SMK Program Studi Keahlian Tata Busana di Kabupaten Sleman. Jurnal Pendidikan Vokasi. https://doi.org/10.21831/JPV.V6I2.7793

Syarif, E., Sumarmi, S., Fatchan, A., & Astina, I. K. (2016). Integrasi Nilai Budaya Etnis Bugis Makassar Dalam Proses Pembelajaran sebagai Salah Satu Strategi Menghadapi Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 1(1), 13–21.

Wulandari, N. C., Dwijanto, D., & Sunarmi, S. (2015). Pembelajaran Model REACT. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(3).




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v4i9.12707

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Martinus Hermenegild Mau, Singgih Susilo, I Nyoman Ruja

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License