Profil Penalaran Aljabaris Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient

Irna Natalis Sanit, Subanji Subanji, I Made Sulandra

Abstract


Abstract: The purpose of this study is to describe the algebraic reasoning of junior high school students in solving mathematical problems in terms of Adversity Quetients. The study was conducted in Tarus Self-help Junior High School. The stages of students’ algebraic reasoning in solving problems were generalisation activities, transformation activities, and global metal-level activities. The instruments used in this study were ARP instruments (Adversity Response Profile), algebraic reasoning tests, and interview guidelines. The results of this study showed that the Climber students did algebraic reasoning on generalisation activities, transformation activities, and global metal-level activity. The Camper students only did algebraic reasoning on general activities. While Quitter students did not do algebraic reasoning on all activities.

Abstrak: Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penalaran aljabaris siswa SMP dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari Adversity Quotient. Penelitian dilakukan di SMP Swadaya Tarus Kupang. Tahap penalaran aljabaris siswa dalam memecahkan masalah yaitu, yaitu aktivitas generalisasi, aktivitas transformasi, dan aktivitas level-meta global. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen ARP (Adversity Response Profile), tes penalaran aljabaris, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa Climber melakukan penalaran aljabaris pada aktivitas generalisasi, aktivitas transformasi dan aktivitas level-meta global. Siswa Camper hanya melakukan penalaran aljabaris pada aktivitas generalisasi saja, sedangkan siswa Quitter tidak melakukan penalaran aljabaris pada semua aktivitas.

Keywords


algebraic reasoning; solution to problem; adversity quotient; penalaran aljabaris; pemecahan masalah; adversity quotient

Full Text:

PDF

References


Blanton, M. L., & Kaput, J. J. (2011). Functional Thinking as a Route into Algebra in the Elementary Grades. In Early Algebraization (pp. 5–23). Springer.

City, Q. (2009). The Adversity Quotient and Academic Performance Among College Students at St. Joseph’scollege, Quezon City. St. Joseph’s College.

Inganah, S. (2015). Proses Berpikir Aljabar Symbolic Hight Jumping dalam Menggeneralisasi Pola melalui Pendekatan Semiotik. Disertasi tidak diterbitkan. Universitas Negeri Malang, Malang.

Irianti, N. P. (2015). Proses Berpikir Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Matematika SPLDV Ditinjau dari Adversity Quotient. Disertasi tidak diterbitkan. Universitas Negeri Malang, Malang.

Kieran, C. (2004). Algebraic Thinking in the Early Grades: What is it. The Mathematics Educator, 8(1), 139–151.

Marpaung, Y. (2007). Karakteristik PMRI (Pendidikan matematika realistik indonesia). Disajikan pada Penataran dan Lokakarya Widyaiswara Matematika LPMP Angkatan I dan II, di PPPG Matematika Yogyakarta.

Mashuri, M., & Rochmad, R. (2018). Kompetensi Mahasiswa dalam Algebraic Thinking Berbasis Kieran’s Theory pada Mata Kuliah Pengantar Struktur Aljabar. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 1, 663–668.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Qualitative Data Analysis: The Source Book of New Methods. Jakarta: UI-Press.

Murtafi’ah, W. (2016). Kemampuan Berpikir Logis Mahasiswa dengan Adversity Quotient Tipe Climber dalam Pemecahan Masalah Geometri. Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika, 2(1).

NTCM. (2000). Principles and Standards for Schools Mathematics.

Permendikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Buku yang digunakan oleh Satuan Pendidikan.

Rizal, M. (2011). Proses Berpikir Siswa SD Berkemampuan Matematika Tinggi dalam Melakukan Estimasi Masalah Berhitung. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA Tanggal, 14, 19–28.

Sanit, I. N., Subanji, S., & Sulandra, I. M. (2019). Profil Penalaran Aljabaris Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 4(9), 1213-1221.

Sobel, A. M., & Maletsky, M. E. (2001). Teaching Mathematics. London: Pearson Education.

Stoltz, P. G. (1997). Adversity Quotient: Turning Obstacles into Opportunities. John Wiley & Sons.

Subanji. (2011). Teori Berpikir Pseudo Penalaran Kovariasional. Malang: UM Press.

Yusnia, D., & Fitriyani, H. (2017). Identifikasi Kesalahan Siswa Menggunakan Newman’s Error Analysis (NEA) pada Pemecahan Masalah Operasi Hitung Bentuk Aljabar. Prosiding Seminar Nasional & Internasional.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v4i9.12711

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Irna Natalis Sanit, Subanji Subanji, I Made Sulandra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License