Bentuk-Bentuk Perilaku Off-Task dan Upaya Penanganan Guru Kelas di Madrasah Ibtida’iyah

Rine Larang Nur Esanti, M. Ramli, Yuniastuti Yuniastuti

Abstract


Abstract: This study aims to determine the forms of off-task behavior carried out by students from Islamic boarding schools and general students, knowing the factors that cause as well as the efforts made by classroom teachers to reduce off-task behavior. This research is a type of qualitative research. The research was conducted in 3 schools in Trenggalek regency. The results showed that students from Islamic boarding schools were more likely to carry out off-task behaviors in the category of large problems related to assignments, while general students were more varied and spread across all categories. The factors that cause students to carry out off-task behavior are from the school related to the general condition of the school and the management of the teacher in managing the class, there are factors from the place of residence and from the students themselves. The efforts made by the teacher are different in every type off task behaviour. Teacher is more silent and give advices.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku off task yang dilakukan oleh siswa dari pondok pesantren dan siswa umum, mengetahui faktor penyebab serta upaya-upaya yang dilakukan oleh guru kelas untuk mengurangi perilaku off task. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di tiga sekolah di kabupaten Trenggalek. Hasil penelitian menunjukkan jika siswa dari pondok pesantren lebih cenderung melakukan perilaku off task kategori masalah besar terkait dengan tugas, sementara siswa umum lebih bervariasi dan menyebar pada semua kategori. Faktor penyebab siswa melakukan perilaku off task yaitu dari sekolah terkait dengan kondisi umum sekolah dan manajemen guru dalam mengelola kelas, terdapat faktor dari tempat tinggal serta dari diri siswa sendiri. Upaya yang dilakukan guru berbeda pada setiap kategori. Guru lebih banyak membiarkan dan menegur.

Keywords


off task behaviour; teacher efforts; islamic school students; perilaku off task; upaya guru kelas; siswa madrasah ibtida’iyah

Full Text:

PDF

References


Beserra, V., Nussbaum, M., & Oteo, M. (2017). On-Task and Off-Task Behavior in the Classroom: A Study on Mathematics Learning with Educational Video Games. Journal of Educational Computing Research, 0(0) 1–23.

Bintari, M. E. (2017). Teknik Penguatan Positif Dalam Mengurangi Perilaku Off Task di Sekolah Dasar Negeri Kaliasin VI Surabaya. Jurnal Pendidikan Bimbingan dan Koseling, 7(1), 1—12.

Bluestain, J. (2013). Manajemen Kelas. Jakarta: PT Indeks.

Brahim, T. K. (2009). Peningkatan Hasil Belajar Sains Siswa Kelas IV Sekolah Dasar, Melalui Pendekatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati di Lingkungan Sekitar. Jurnal Penabur, 6(9), 37—49.

Cowley, S. (2010). Panduan Manajemen Perilaku Siswa. Jakarta: Erlangga

Creswell, J. (2018). Penelitian Kualitatif & Desain Riset Edisi 3. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Djabidi, F. (2016). Manajemen Pengelolan Kelas. Malang: Madani.

Enawati, S. (2008). Pengaruh Penggunaan Metode Konseptual Dalam Bimbingan Praktik Klinik Keperawatan terhadap Pencapain Kompetensi. Tesis tidak diterbitkan. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Emzir. (2016). Metodologi Jurnal BK UNESA Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: Rajawali Pers.

Elstad, E., Arnesen, T., & Christophersen, K. (2016). What Explains Pupils’ Perceived Motivational Conflict Between Academic Work and Off-Task Behavior In Technology-Rich Classroom?. Digital Expectations and Experiences in Education, 10, 59—75.

Evertson, C. M., & Emmer, E. T. (2011). Manajemen Kelas untuk Guru Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Godwin, K. E. Almeda, M.V. Seltman, H., & Kai, S. (2016). Off Task Behavior in Elementary School Children. Learning and Instruction, 44(4), 128—143.

Hawkins, R. O., & Axelrod, M. (2008). Increasing the On-Task Homework Behavior of Youth with Behavior Disorders Using

Functional Behavioral Assessment. Behavior Modification, 32(6), 840—859.

Hidayat, N. (2016). Implementasi Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan di Pondok Pesantren Pabelan. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 2(1), 128—145.

Jaya, H. D. A. (2009). Perbedaan Penyesuain Diri Santri di Pondok Pesantren Tradisional dan Modern. Tesis tidak diterbitkan, Universitas Negeri Surakarta, Surakarta.

Jones, V., & Jones, L. (2012). Manajemen Kelas Komprehensif Edisi ke 9. Jakarta: Kencana.

Juniarti, N., Bahari, Y., & Riva’ie, W. (2015). Faktor Penyebab Menurunnya Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Sosiologi di SMA. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 1—11.

Luke, S. Vail, C O., & Ayres, K. M. (2014). Using Antecedent Physical Activity to Increase On-Task Behavior in Young Children. Exceptional Children, 80(4),489—503.

Mahabbati, A. (2016). Identifikasi Anak dengan Gangguan Emosi dan Perilaku di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Khusus, 2(2), 1—14.

Netrasari, E. (2015). Studi Kasus Perilaku Agresif Remaja di Pondok. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 5(4), 1—10.

Nursalim, M. (2018). Kemanjuran Konseling BESCB (Brief Ego State Cognitive- Behavioral) untuk Mengurangi Mogok Sekolah pada Siswa Sekolah Menengah Atas. Tesis tidak diterbitkan. Unversitas Negeri Malang, Malang,

Nugrahani, R. (2007). Media Pembelajaran Berbasis Visual Berbentuk Permainan Ular Tangga untuk Meningkatkan Kualitas Belajar Mengajar di Sekolah Dasar. Journal of Educational Research: Lembaran Ilmu Kependidikan, 36(1), 350—44.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010. Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Putri, L. A. (2016). Penerapan Metode Think Pair Share dengan Teknik Permainan Kata Kunci untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Dalam Menemukan Pikiran Pokok (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas IV SDN Tegalkalong III, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang). Tesis tidak diterbitkan. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Rohmanurmeta, F. M., & Farozin, M. (2016). Pengaruh Pengaturan Tempat Duduk terhadap Motivasi dan Hasil Belajar pada Pembelajaran Tematik Integratif. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 9(1), 70—82.

Rush, K. S., Golden, M. E., Mortenson, B. P., Albohn, D., & Horger, M. (2017). The Effects of a Mindfulness and Biofeedback Program on the On and Off-Task Behaviors of Students with Emotional Behavioral Disorders. Contemporary School Psychology, 21(4), 347—357.

Sabourin, J. (2011). When Off-Task is On-Task: The Affective Role of Off-Task Behavior in Narrative-Centered Learning Evironments. Artificial Intelligence in Education, 6738, 534—536.

Sanusi, U. (2012). Pendidikan Kemandirian di Pondok Pesantren (Studi Mengenai Realitas Kemandirian Santri di Pondok Pesantren al-Istiqlal Cianjur dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tasikmalaya). Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim, 10(2), 123—139.

Ulfatin, N. (2015). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan: Teori dan Aplikasinya. Malang: Media Nusa Kreatif.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v5i1.13148

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Rine Larang Nur Esanti, M. Ramli, Yuniastuti Yuniastuti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License