PENGEMBANGAN MODUL GEOGRAFI PARIWISATA DENGAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MATERI EKOWISATA PESISIR DAN LAUT DI PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Moh. Syafiudin, Sumarmi Sumarmi, I Komang Astina

Abstract


This research is aimed to develop tourism geography module with project based learning for coastal and marine ecotourism material on tourism geography courses in Geography Education Studies Program, State University of Malang. Module are developed using the steps Borg & Gall 1983 simplified. Based on preliminary research results that consists of analysis of curriculum and requirements analysis indicates that tourism geography module with project based learning for coastal and marine ecotourism material need to be developed. The results of the validation expert stated that the module is very feasible to use in the learning process with a value of 86%. After trials small group and large group obtained the following facts: 1) required revision of language on aspects of typos, sentence structure, and punctuation. 2) understanding the test results show that students are able to understand the module, with the majority of the value of 85—100. 3) The results of the questionnaire responses the students concluded that the module is feasible to use in the learning process with a value of 78% in the small group trial and 80% in the big group trial.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul geografi pariwisata project based learning untuk materi ekowisata pesisir dan laut pada matakuliah Geografi Pariwisata Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Pengembangan modul menggunakan langkah-langkah Borg & Gall yang telah disederhanakan. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan yang terdiri analisis kurikulum dan analisis kebutuhan menunjukkan bahwa modul geografi pariwisata project based learning untuk materi ekowisata pesisir dan laut perlu dikembangkan. Hasil validasi ahli menyatakan bahwa modul sangat layak digunakan untuk proses pembelajaran dengan nilai 86%. Setelah uji coba kelompok kecil dan besar diperoleh fakta sebagai berikut: 1) diperlukan revisi bahasa pada aspek kesalahan ketik, struktur kalimat, dan penggunaan tanda baca. 2) hasil tes pemahaman menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami modul, dengan nilai mayoritas 85—100. 3) Hasil angket tanggapan mahasiswa disimpulkan bahwa modul layak digunakan untuk proses pembelajaran dengan nilai 78% pada uji coba kelompok kecil dan 80% pada uji coba kelompok besar.


Keywords


tourism geography modules; project based learning; coastal and marine Ecotourism; modul geografi pariwisata; project based learning; ekowisata pesisir dan laut

Full Text:

PDF

References


Angriani, P. 2011. Pengembangan Modul Matakuliah Pengembangan Media Pembelajaran Geografi pada Program Studi Pendidikan Geografi FKIP UNLAM Banjarmasin. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Astina, I. K. 2014. Strategi Pengembangan Objek Wisata Pantai di Kabupaten Tulungagung Menggunakan Analisis SWOT. Malang: Lemlit UM.

. 2013. Potensi dan Pengembangan Daerah Tujuan Wisata Pantai Kabupaten Tulungagung Menggunakan Analisis Keruangan, SWOT dan SIG. Malang: Lemlit-UM.

Badar, T. I. 2014. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, dan Kontekstual.Jakarta: Prenadamedia Group.

Borg, W.R. & Gall, M.D. 2003. Educational Research: An Introduction, Seventh Edition. New York: Longman.

Borg, W. R., & Gall, M. D. 1983. Educational Research: An Introduction. New York: Longman.

Fakultas Ilmu Sosial. 2015. Katalog Jurusan Geografi Edisi 2014. Malang: FIS UM.

Insyasiska, D. 2013. Pengaruh Project Based Learning terhadap Motivasi Belajar, Kreativitas, Kemampuan Berpikir Kritis, dan Kemampuan Kognitif Siswa Kelas X Mata Pelajaran Biologi di SMAN 1 Batu. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Irawan, L.Y. 2014. Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Menginterpretasi Citra Penginderaan Jauh Siswa SMA. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Majid, A. 2006. Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sumarmi. 2012. Model-model Pembelajaran Geografi. Malang: Aditya Media Publishing.

Susnawati. E. 2013. Pengaruh Strategi Project Based Learning dengan Thinkquest terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Fisika Siswa SMA Negeri 1 Kraksaan. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Suwastono, A. 2011. Pengembangan Pembelajaran E-Learning Berbasis Moodle Pada Matakuliah Pengindraan Jauh S1 Jurusan Geografi Universitas Negeri Malang. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Tuwo, A. 2011. Pengelolaan Ekowisata Pesisir dan Laut (Pendekatan ekologi, sosial-ekonomi, kelembagaan, dan sarana wilayah). Surabaya: Brilian Internasional.

Wena, M. 2009. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer: Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.

Widiastuti, W. 2012. Pengembangan Bahan Ajar Modul Multimedia Kompetensi Dasar Atmosfer untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas.Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jp.v1i3.6160

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan




JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License