KOMPETENSI LULUSAN SMK PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON YANG DIBUTUHKAN INDUSTRI JASA KONSTRUKSI DI JAWA TIMUR

Diny Almira, Ahmad Dardiri, Isnandar Isnandar

Abstract


This research aims at investigating predominant factors of competent graduates SMK TBB required by construction service industry in East Java. This study was using a descriptive design in which each variable was analysed using Explanatory Factor Analysis (EFA). The unit analysis within this study is a construction service industry compliance agent. This study used a cluster sampling technique in which the sample was obtained gradually from the small area to the wider area. The instrument of this study used likert scale and further was measured and translated as a variable indicator. The result of this study showed that the knowledge competence of SMK TBB graduates within the small scale requires an understanding of concrete aggregate quality and construction management in the field such as drawing up a schedule of material management, labor, equipment, and time estimation construction until construction report. Within the intermediate scale, it requires an understanding of slump test method, material usage, and concrete construction. While within the high scale, it requires an understanding of aggregate quality, concrete construction, and management construction.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dominan dari kompetensi lulusan SMK TBB yang dibutuhkan industri jasa konstruksi di Jawa Timur. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif, dimana masing-masing variabel akan dianalisis dengan menggunakan exploratory factor analysis (EFA). Unit analisis dalam penelitian ini adalah berupa industri jasa konstruksi yang bergerak di bidang pelaksana. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling, pengambilan sampel ditetapkan secara bertahap dari wilayah yang luas sampai ke wilayah terkecil. Instrumen penelitian menggunakan angket dengan skala likert yang akan diukur dan dijabarkan menjadi indikator variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan lulusan SMK TBB pada skala kecil dibutuhkan pemahaman mengenai mutu agregat beton dan mengelola pekerjaan konstruksi di lapangan, seperti pembuatan jadwal pengelolaan material, tenaga kerja, peralatan dan waktu pekerjaan konstruksi sampai dengan pelaporan pekerjaan. Skala menengah dibutuhkan pemahaman mengenai tata cara pengujian slump, penggunaan material, dan pekerjaan konstruksi beton. Skala besar dibutuhkan pemahaman mengenai mutu agregat, pekerjaan konstruksi beton, dan pengelolaan pekerjaan.


Keywords


competence; construction service industry; factor analysis; kompetensi; industri jasa konstruksi; analisis faktor

Full Text:

PDF

References


Anderson, L. & Krathwohl, D. 2013. Kerangka Landasan untuk Pembelajaran, Pengajaran dan Asesmen Revisi Taksonomi Pendidikan Bloom. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Aptekindo. 2012. Sidang Komisi Jurusan Teknik Sipil/PTB/JPTK. Seminar Internasional, Konvensi Nasional VI- Aptekindo Temu Karya XVII FT/FPTK-JPTK Se-Indonesia di Grand Clarion & Convention Makasar 3—6 Mei 2012).

Astuti, S. 2013. Faktor-faktor yang Memengaruhi Kemandirian untuk Berwirausaha pada Siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, (Online), 3 (3): 334—346, diakses 09 Maret 2015.

BPS. 2014. Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi. Katalog BPS:9199017 Edisi 48 Mei 2014.

Data Pokok SMK. 2013. Jumlah Data Sekolah, (Online), (http://datapokok.ditpSMK.net/, diakses 10 September 2015).

Dewi, D. 2010. Studi Potensi Industri Jasa Konstruksi Untuk Mendukung Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Pertama di Indonesia. Jurnal Teknologi dan Kejuruan, (Online), 10 (2):1—11, diakses 01 September 2015.

Fruchter, B. 1954. Introduction to Factor Analysis. New York: D.van Nostrand Company,Ltd.

Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi. Klasifiksi Jasa Konstruksi Bidang ASMET. (Online), (http://www.lpjk.net), diakses 25 November 2015.

Isnandar. 2014. Manajemen Penyelenggaraan, Revitalisasi Kurikulum, Intensitas Kerjasama, dan Kualitas Pembelajaran dalam Upaya Pencitraan SMK Program Keahlian Teknik Banguan di Jawa Timur. Disertasi tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Jatmoko, D. 2013. Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Terhadap Kebutuhan Dunia Industri Di Kabupaten Sleman. Jurnal Pendidikan Vokasi, (Online), 3 (1):1—13, diakses 01 September 2015.

Johnson, R. A. & Wichern, D. W. 2007. Applied Multivariate Statistical Analysis, 6th Edition. New Jersey: Person Prentice Hall.

Kanianta, I.K. 2010. Analisis Implementasi Standar Pelaksanaan Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Produktif Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Batu Dan Beton (Tkb) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Singaraja. Jurnal Teknologi dan Kejuruan, (Online), 10 (2): 1—15, diakses 09 Maret 2015.

Mulya. 2012. Kebutuhan Kompetensi pada Perusahaan Jasa Konstruksi Bidang Pelaksanaan Bangunan di Malang Raya. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pscasarjana Universitas Negeri Malang.

Mulyana, E. 2014. Kesesuaian Kemampuan Lulusan SMK di Dunia Kerja (Studi Kasus pada Kontraktor Listrik di Jawa Barat). Makalah disajikan pada Prosiding Konvensi Nasional Asosiasi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (APTEKINDO) ke 7 FPTK Universitas Pendidikan Indonesia, 13—14 November 2014, (Online), diakses 1 September 2015.

Nababan, D. 2012. Hubungan Antara Fasilitas Bengkel Bangunan dan Minat Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Praktek Batu Pada Siswa Kelas Xi Program Keahlian Konstruksi Batu dan Beton SMK Negeri 2 Pematangsiantar. Jurnal Pendidikan Vokasi, (Online), 2 (3): 40—50, diakses 09 Maret 2015.

Panter, A.T., Swygert, K.A., Danistrom, W.G. & Tanaka. 1997. Factor Analytic Approaches to Personality Item-Level Data. Journal of Personality Assesment, (Online) 68 (3): 561—589, diakses 23 Oktober 2015.

Panter, A.T., Swygert, K.A., Danistrom,W.G. & Tanaka.1997. Factor Analytic Approaches to Personality Item-Level Data. Journal of Personality Assesment. Vol 68 (3):561—589.

Peningkatan Pelaku Jasa Konstruksi Nasional (http://jasakonstruksi.net/). (Online), diakses 23 September 2015.

Peraturan LPJK No. 09 /LPJK Tahun 2005, Tanggal 29 Desember 2005, Tentang Daftar Registrasi Badan Usaha ASMET.

Safitri, B.R.A. 2012. Relevansi Program Studi Keahlian Teknik Bangunan Dengan Peerjaan Lulusan. Jurnal Teknologi dan Kejuruan, (Online), 35 (1):29—36, diakses 09 Maret 2015.

Sudjana, N. 2011. Penilaian Hasil Proses Belajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Surya, M. 1997. Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: PPB-IKIP Bandung.

Tenaga Kerja Magang (http://bappeda.jatimprov.go.id/2012/01/16/1-000-tenaga-kerja-magang-dikirim-ke-jepang/), (Online), diakses 10 September 2015.

Tumelap, J. 2014. Analisis Kinerja Perusahaan Jasa Pelaksana Konstruksi (Studi Kasus di Kabupaten Sarmi). Jurnal Ilmiah Media Engineering, (Online), 4 (2):135—142, diakses 09 Maret 2015.

Wowor, P.A. 2013. Pendayagunaan Tenaga Kerja Pada Proyek Konstruksi (Studi Kasus: PT. Trakindo Utama Manado). Jurnal Sipil Statik, (Online), 1 (6):459—465, diakses 09 Maret 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jp.v1i4.6915

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan




JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License