DAMPAK SOSIAL PERKAWINAN DI BAWAH UMUR BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT DESA KUNJOROWESI KECAMATAN NGORO KABUPATEN MOJOKERTO

Yuniastuti Yuniastuti

Abstract


Di Desa Kunjorowesi Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto sangat banyak yang melakukan pernikahan di bawah umur, dari data awal yang peneliti dapatkan sebelum penelitian ini dilakukan salah satu sumber informasi atau informan mengatakan dilihat dari segi pendidikan saja, banyak anak lulusan SD khususnya pelajar perempuan banyak yang tidak melanjutkan ke jenjang SMP dengan alasan membantu orang tua dan dinikahkan oleh orang tuanya, dari data tersebut saja dapat dilihat bahwa kesadaran yang sangat rendah dari masyarkat baik dari pemahaman pentingnya pendidikan maupun dampak yang bernahaya dari perkawinan di bawah umur tersebut, peneliti juga menemukan anak yang masih berusia sekitar 17 tahun tetapi sudah 2 (dua) kali menjanda dan memiliki anak dari kedua perkawinan tersebut. Penelitian ini akan mengunakan penelitian kualitatif dengan studi kasus di mana pada penelitian studi kasus, seperti yang dirumuskan (Robert K. Yin, 2008), penelitian studi kasus adalah merupakan sebuah metode yang mengacu pada penelitian yang mempunyai unsur how dan why pada pertanyaan utama penelitiannya dan meneliti masalah-masalah kontemporer (masa kini) serta sedikitnya peluang peneliti dalam mengontrol peristiwa (kasus) yang ditelitinya.

Kata Kunci: Dampak Sosial, Perkawinan, Kehidupan Sosial

 

Abstract

In the Village Kunjorowesi, District Ngoro, Mojokerto there are many do underage marriage, from the initial data that researchers get before this study conducted by informan, and He said in terms of education alone, many children graduated from elementary school especially female do not continue to junior high school because She helping Her parents and married by parents, from the data alone can be seen that the very low awareness of the community both from the understanding of the importance of education and the harmful effects of marriage underage, Researchers also found a child who was aged around 17 years but has two times divorcee and have children from both marriages. This research will use qualitative research with case studies as formulated (Robert K. Yin, 2008), case study research is a method that refers to research that has elements of how and why on the main questions of his research and examining contemporary issues and the least chance of researchers in controlling cases examined.

Keyworda: Social Impact, Marriage, Social Life


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jtp2ips.v2i1.8811

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter  Creative Commons License web
counter           

View JTP2IPS Statistic. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS by JTP2IPS is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at http://journal.um.ac.id/index.php/jtppips/index.  Permissions beyond the scope of this license may be available at http://journal.um.ac.id/index.php/jtppips/index