MEMBELAJARKAN BAHASA INDONESIA UNTUK GENERASI DIGITAL DI SEKOLAH DASAR

Ferril Irham Muzaki

Abstract


Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah memberikan berbagai macam tantangan bagi proses pendidikan di sekolah dasar. Tantangan untuk proses pembelajaran ini semakin nyata seiring dengan perkembangan generasi digital (Digital Native). Generasi yang terlahir dalam kubangan digital memiliki tantangan belajar dan peluang yang berbeda dibanding dengan generasi sebelumnya. Kemampuan dan ketersediaan teknologi bisa difasilitasi oleh guru untuk mengembangkan keterampilan mereka dalam menemukan infomasi.

Kata kunci: Digital native, guru sebagai fasilitator, teknologi informasi dan komunikasi


Full Text:

PDF

References


Loon for All – Project Loon – Google. (2013). Retrieved from https://www.google.com/loon/, diakses tanggal 4 November 2015.

Online Learning and Teaching Resources. (2015). Retrieved November 8, 2015, from http://www.education.vic.gov.au/school/teachers/support/pages/elearnresources.aspx

Prensky, M. (2001). Digital Natives, Digital Immigrants. On The Horizon, 9, 2-4. Retrieved from http://www.marcprensky.com/digital-native/, diakses tanggal 1 November 2015.

Shah, N., & Abraham, S. (2009). Scope of Focus. In Digital Native with a Cause? (1st ed., p. 2). Retrieved from http://cis-india.org/digital-natives/blog/dnrep. Diakes tanggal 30 Oktober 2015.

Yunus, M., & Suliman, A. (2014). Information and Comunication Technology (ICT) Tools in Teacing and Learning Literature Component in Malaysian Secondary Schools. Assian Social Science, 10(7), 3-4. Retrieved from http://ccsenet.org/journal/index.php/ass/article/view/35655, diakses tanggal 29 Oktober 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.