Pendidikan Nilai (Berkala), Vol 5, No 2 (2000)

Font Size:  Small  Medium  Large

Pengantar Doa Kenduri (Ujub) dan Aspek Kesastraan yang Terkandung Didalamnya

Anang Santoso

Abstract


Salah satu tradisi Jawa yang masih eksis adalah kenduri. Tiga tahapan yang harus ada dalam kegiatan kenduri adalah (1) persiapan, (2) pembacaan doa, dan (3) penutup. Tahapan pertama berupa persiapan beragam makanan sesuai dengan jenis dan tujuan selamatan. Tahap kedua berupa kegiatan pembacaan doa yang dilakukan oleh orang yang dianggap “tua” dan “tahu”. Tahap kedua ini berisi (1) pengantar doa dalam bahasa Jawa, disebut dengan ujub, dan (2) pembacaan doa dalam bahasa Arab. Tahap ketiga berupa pelaksanaan kegiatan simbolis yang harus dilakukan oleh para peserta upacara. Teks ujub mengandung tiga aspek sastra, yaitu (1) bunyi, (2) arti, dan (3) tematik. Dari aspek bunyi, teks ujub mengandung (a) efoni, (b) aliterasi, (c) asonansi, dan (d) konsonansi. Dari aspek arti, teks ujub mewakili konsep hubungan antara manusia dengan (a) Tuhan, (b) sesamanya, (c) alam yang tampak, (d) alam yang tidak tampak, dan (e) dirinya sendiri. Dari aspek tema, teks ujub mengandung tema-tema (a) permintaan doa selamat, (b) permintaan menguasai alam, khususnya bumi dan air, dan (c) penghormatan kepada para arwah.