Pengembangan Desa Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Aditya Eka Trisnawati, Hari Wahyono, Cipto Wardoyo

Abstract


The development of the tourism sector is one of the efforts in improving the economic community both locally and globally. The management of a local tourism-based village requires the attention and participation of the community to constantly innovate and creatively in developing the village area used as a tourist village. Undang-Undang No. 12 of 2008 on Regional Government has provided an opportunity for local governments to manage and optimize the potential of their region independently including the interests of the tourism sector. Year 2015 is the first year of implementation of Undang-Undang No. 6 Year 2014 about Village. Therefore, a module book was created on the development of tourist villages and community empowerment based on local potential as a medium to increase the added value of the community.

Pembangunan sektor pariwisata merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat baik di tingkat lokal maupun global. Pengelolaan desa wisata yang berbasis potensi lokal memerlukan kepedulian dan partisipasi masyarakat untuk senantiasa berinovasi dan kreatif dalam mengembangan wilayah desa yang dijadikan sebagai desa wisata. Melalui implementasi Undang-Undang No 12 tahun 2008 tentang Pemerintah Daerah telah memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk mengelola dan mengoptimalkan potensi daerahnya secara mandiri termasuk mengelola sektor pariwisata. Tahun 2015 merupakan tahun pertama dilaksanakannya UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa. Oleh karena itu, dibuat satu perancangan buku modul mengenai pengembangan desa wisata dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal sebagai media untuk meningkatkan added value masyarakat.


Keywords


tourist village; community empowerment; local potential; desa wisata; pemberdayaan masyarakat; potensi lokal

Full Text:

PDF

References


Cohen, E., & Uphoff. (1974). Who is a Tourist? A Conceptual Clarification. Sociological Review, 22(4), 527—555.

Copeland, B. L. (1998). Tourism, Welfare, and De-Industrialization in a Small Open Economy. Economica, 58(232), 515—529.

Damanik., Juniaanton., & Helmut, F. W. (2006). Perencanaan Ekowisata: Dari Teori ke Aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset.

Dewi, M. H. U. (2013). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Wisata Jatiluwih Tabanan, Bali. Jurnal KAWISTARA, 3(2), 117—226. https://doi.org/10.22146/kawistara.3976.

Nasikun. (1997). Model Pariwisata Pedesaan: Pemodelan Pariwisata Pedesaan untuk Pembangunan Pedesaan yang Berkelanjutan. dalam Prosiding Pelatihan dan Lokakarya Perencanaan Pariwisata Berkelanjutan. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1990 Tentang Kepariwisataan.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan.

William, P. W., & Alison, G. (2005). Addresssing Carrying Capacity Issues in Tourism Destinations through Growth Mangement dalam Theobald, William F. (Ed). Global Tourism (Third Edition). Burlington, MA USA: Elservier Inc.

WTO. (1980). Social and Cultural Impact of Tourism Movements. World Tourism Organization. Madrid: WTO.

WTO. (2003). Community-Based Tourism- The Case from Indonesia. Madrid: WTO.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v3i1.10356

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Aditya Eka Trisnawati, Hari Wahyono, Cipto Wardoyo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License