Sistem Full Day School dalam Menguatkan Karakter Peserta Didik Sekolah Dasar

Joko Prih Triyana, Ery Tri Djatmika, Bambang Budi Wiyono

Abstract


Abstract: This research was aimed to describe a full day school system in strengthening the character of students at Kauman 1 Elementary School and SD Muhammadiyah 4. The study used qualitative descriptive. Techniques for introducing data, interviews and documents. The results of the study (1) the idea of developing a full day school system emerged because the parents of participants were working, the curriculum was in accordance with government programs; (2) planning with academic preparation, conditioning the school, developing syllabus and RPP, and integrating character; (3) implementation consisting of collaboration educational staff, establish communication and cooperation with parents, harmonious relationships between teachers and students, integrate values in learning, self-development, and school culture; (4) student success; (5) the meaning of the school consists of results, implications, supporting factors, inhibitors and efforts. The impact on parents who are helped and the results of the character of the students, namely religious, disciplined, responsible, independent, caring for the environment and caring for socially achieve positive results.

 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem full day school dalam menguatkan karakter peserta didik di SDN Kauman 1 dan SD Muhammadiyah 4. Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumen. Hasil penelitian (1) ide pengembangan sistem full day school muncul karena orangtua peserta didik bekerja, kurikulum sesuai dengan program pemerintah (2) perencanaan dengan menyusun kalender akademik, mengondisikan sekolah, mengembangkan silabus dan RPP, dan pengintegrasian karakter (3) pelaksanaan terdiri atas kerjasama tenaga kependidikan, hubungan pendidik dengan orangtua peserta didik, mengintegrasi karakter dalam proses pembelajaran, hubungan baik antara guru dengan peserta didik, program pengembangan diri, serta budaya sekolah, (4) evaluasi terdiri dari penilaian tenaga pendidik, kerjasama dengan orangtua, dan penilaian keberhasilan peserta didik, dan (5) dampak bagi sekolah terdiri dari hasil, implikasi, faktor pendukung, penghambat dan upaya. Dampak bagi orangtua merasa terbantu dan hasil karakter peserta didik yaitu religius, disiplin, tanggung jawab, mandiri, peduli lingkungan, dan peduli sosial mencapai hasil yang positif.


Keywords


full day school; character; elementary school students; full day school; karakter; siswa sekolah dasar

Full Text:

PDF

References


Akbar, S, Samawi, A, Arafik, M & Hidayah, L. (2015). Pendidikan Karakter: Best Practices. Malang: Universitas Negeri Malang.

Amri, S. (2011). Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Ariah. (2015). Pembentukan Karakter Kemandirian Siswa melalui Implementasi Islamic Full Day School. Didaktika Tauhidi, 2(2), 121-128.

Asmani, J. M. (2012). Buku Paduan Intenalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Diva Press.

Aunillah, N. I. (2011). Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Laksana.

Baharuddin. (2010). Pendidikan dan Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Cubukcu, Z. (2012). The effect of hidden curriculum on character education process of primary school students. Kuram ve Uygulamada Egitim Bilimleri, 12(2), 1526–1534. https://doi.org/10.1080/14639940500435521

Daryanto. (2013). Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media.

Eveline, S. dan H. N. (2010). Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.

Furchan, A. (2011). Pengantar Penelitian dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Gunawan, H. (2012). Pendidikan Karakter:Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.

Hanurawan. (2016). Metode Penelitian Kualitatif untuk Ilmu Psikologi. Jakarta: Rajawali Press.

Hunowo, M. A. (2016). Konsep Full Day School dalam Prespektif Sosiologi Pendidikan. Irfani: Journal of Islamic Education, 12(1), 114-135.

Kesuma, D. (2011). Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Lee, V. E., Burkam, D. T., Ready, D. D., Honigman, J., & Meisels, S. J. (2006). Full‐Day versus Half‐Day Kindergarten: In Which Program Do Children Learn More? Full-Day versus Half-Day Kindergarten: In Which Program Do Children Learn More? American Journal of Education , 112(2), 163–208. https://doi.org/10.1086/498994

Lickona, T. (1991). Educating for Character: Mendidik untuk Membentuk Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Maksudin. (2015). Pendidikan Karakter Nondikotomik. Yogyakarta: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga.

Miles, M.B. & Huberman, A. M. (2009). Analisis Data Kualitatif. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Moedzakir. (2010). Desain dan Model Penelitian Kualitatif. Malang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2004). Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pala, A. (2011). The Need for Character Education. International Journal of Social Sciences and Humanity Studies, 3(2), 23–32. Retrieved from http://www.sobiad.org/ejournals/journal_ijss/arhieves/2011_2/aynur_pala.pdf

Permendikbud. (2017). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016. Jakarta: Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan Sekretariat Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Prastowo, A. (2012). Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Prima Ratna Sari, Dewi Kusuma Wardani, L. N. (2017). Implementasi Full Day School (Sekolah Sehari Penuh) sebagai Best Practice (Latihan Terbaik) Dalam Pendidikan Karakter di SMA Negeri 1 Sragen. Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Sebelas Maret, 3(2), 1–16.

Reynolds, A. J., Richardson, B. A., Hayakawa, M., Lease, E. M., Warner-Richter, M., Englund, M. M., Sullivan, M. (2014). Association of a full-day vs part-day preschool Interventionwith school readiness, attendance, and parent involvement. JAMA - Journal of the American Medical Association, 312(20), 2126–2134. https://doi.org/10.1001/jama.2014.15376

Sa’ud, U. S. (2011). Inovasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Setiyarini, I. N., Joyoatmojo, S., & Sunardi. (2014). Penerapan Sistem Pembelajaran “ Fun & Full Day School ” untuk Meningkatkan Religiusitas Peserta Didik di SDIT Al Islam Kudus. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 2(2), 231-244.

Suranto, & Seftiana. (2017). Penerapan Kebijakan Full Day School terhadap Hasil Belajar Siswa. Seminar Nasional Pendidikan, 2017, 181–189.

Suyatno, S., & Wantini, W. (2018). Humanizing the Classroom: Praxis of Full Day School System in Indonesia. International Education Studies, 11(4), 1–11. https://doi.org/10.5539/ies.v11n4p115

Wiyani, N. A. (2013). Membumikan Pendidikan Karakter di SD. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Yusanto, I. (2011). Menggagas Pendidikan Islami. Bogor: Al-Azhar Press.

Yustanto. (2004). Menggagas Pendidikan Islami Masa Depan. Jakarta: Balai Pustaka.

Zuriah, N. (2011). Pendidikan Moral dan Budi Pekerti dalam Prespektif Perubahan. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v3i12.11793

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Joko Prih Triyana, Ery Tri Djatmika, Bambang Budi Wiyono

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License