Model Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar

Gheanurma Ekahasta Novarina, Anang Santoso, Furaidah Furaidah

Abstract


Abstract: This study describe the implementation of school literacy movement consisting of its habituation, development and learning and obstacles in SD Muhammadiyah 4 of Surabaya. Habituation stage covers literacy activities habituation, supporting facilities, creating a literacy-rich environment, and public involvement. Development stage covers habits of literacy activities, literacy activities supporting program, educators and education force in literacy activities, school literacy team and professional literacy development for educator and education force. Learning stage includes the use of enrichment book, textbook selection, responding to the text activities, and facilities utilization in learning. The research findings showed that the implementation of school literacy movement ran optimally. During its implementation, there were some obstacles such as the time to conduct the literacy activities, the availability of reading materials in the class, and diminishing commitment of the teachers to run the literacy activities inside the class along with the changing policy of the literacy habituation from the headmaster.

Abstrak: Studi ini mendeskripsikan tentang pelaksanaan gerakan literasi sekolah yang terdiri dari pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran dan kendalanya di SD Muhammadiyah 4 Kota Surabaya. Dalam tahap pembiasaan  meliputi pembiasaan kegiatan literasi, penyediaan sarana dan prasarana, pengadaan lingkungan kaya teks dan pelibatan publik. Tahap pengembangan, meliputi kebiasaan kegiatan literasi, program pendukung kegiatan literasi, partisipasi pendidik dan tenaga kependidikan dalam kegiatan literasi, tim literasi sekolah, dan pengembangan profesional literasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Tahap pembelajaran, meliputi penggunaan buku pengayaan, pemilihan buku teks pembelajaran, kegiatan menanggapi teks, pemanfaatan sarana dan prasarana dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan gerakan literasi sekolah berjalan optimal, namun masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya, seperti masalah waktu pelaksanaan kegiatan literasi, berkurangnya koleksi baca di dalam kelas, dan berkurangnya komitmen guru dalam melaksanakan kegiatan pembiasaan membaca di kelas bersamaan dengan berubahnya kebijakan dari kepala sekolah atas pentingnya pembiasaan literasi untuk siswa.

Keywords


school literacy movement; habituation; development; learning; gerakan literasi sekolah; pembiasaan; pengembangan; pembelajaran

Full Text:

PDF

References


Abidin, Y. (2015). Pembelajaran Multiliterasi. Bandung: PT. Refika Aditama.

Abidin,Y., Mulyani, T., Yunansah, H. (2018). Pembelajaran Literasi-Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca, dan Menulis. Jakarta: Bumi Aksara.

Antoro, B. (2017). Gerakan Literasi Sekolah. Dari Pucuk Hingga Akar. (Online) (https://doi.org/10.1017/S0033291700036606),

Atmazaki, Ali, N. B. V., Muldian, W., Miftahussururi, Hanifah, N., Nento, M. N., Akbari, Q. S. (2017). Panduan Gerakan Literasi Nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Pedoman Gerakan Nasional Literasi Bangsa-Menciptakan Ekosistem Sekolah dan Masyarakat Berbudaya Baca-Tulis serta Cinta Sastra. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Bafadal, I. (2011). Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Beers, C. S., Beers, J. W & Smith, O. J. (2010). A Principle’s Guide to Literacy Instruction. London: The Guilford Press.

Chettri, K., & Rout, S. K. (2013). Reading Habits - An Overview. IOSR Journal of Humanities And Social Science, (IOSR JHSS), 14(6), 13–17.

Dewayani, S. (2017). Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: PT Kanisius.

Gipayana, M. (2011). Sudut Baca, Pajangan, Partisipasi Orangtua Siswa dan Mutu Pembelajaran Membaca-Menulis di SD. Kajian Teori dan Praktik Pendidikan.

Hidayat, M., Basuki, I., & Akbar, S. (2018). Gerakan literasi Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(6), 810–817.

Jannah, E. M. N., Suwignyo, H., & Harsiati, T. (2019). Analisis Nilai-nilai Karakter Hasil Karya Menulis Kreatif Siswa. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 4(20), 149–155.

Kemendikbud. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Khotimah, K., Akbar, S., & Sa’dijah, C. (2018). Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(11), 1488–1498.

Lestari, L. A. (2017). Literasi Lintas Disiplin-Membangun Literasi Sekolah, Keluarga, Komunitas, untuk Kebangkitan Indonesia. Surabaya: Unesa University Press.

Mendikbud. 2016. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No 08 Tahun 2016 – Buku yang digunakan oleh Satuan Pendidikan.

Nasser, R. (2013). A Literacy Exercise: An Extracurricular Reading Program as an Intervention to Enrich Student Reading Habits in Qatar. International Journal of Education and Literacy Studies, 1(1), 61–71.

Nurdiyanti & Suryanto. (2010). Indonesia Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar, (1), 115–128.

Prayoga, R , Suwignyo, H., & Harsiati, T. (2017). Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Berbantuan Media Buku Cerita Anak. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(11), 1498–1503.

Retariandalas, R. (2018). Pengaruh Minat Membaca dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar IPA Siswa. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 7(2), 190–197. https://doi.org/10.30998/formatif.v7i2.1529

Sutrianto., Rahmawan, N., Hadi, S., & Fitriono, H. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Menengah Atas. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Unesco. (2003). The Prague Declaration “Towards An Information Literate Society.” Retrieved August 23, 2018, From Unesco. (Online), (http://www.unesco.org/fileadmin/multimedia/hq/ci/ci/pdf/praguedeclaration.pdf).

USAID. (2014). Prioritas Mengutamakan Pembaharuan, Inovasi, dan Kesempatan bagi Guru, Tenaga Kependidikan, dan Siswa. Jakarta: USAID LPTK.

Yulianto, B., Jannah, F., & Nurhidayah. (2017). The Implementation of School Literacy Movement in Elementary School. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 173(Icei 2017), 43–46.

Yusuf, P & Suhendar, Y. (2007). Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v4i11.12989

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Gheanurma Ekahasta Novarina, Anang Santoso, Furaidah Furaidah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License