Pariwisata Wakatobi dalam Perspektif Produksi Ruang

Muhammad Al Dilwan, I Komang Astina, Syamsul Bachri

Abstract


Abstract: Tourism is the primary sector of Wakatobi. This research aims to reveal the process of spatial formation of Wakatobi tourism space. The study was designed to use a qualitative method with a case study approach. The results of the research show that Wakatobi tourism space production process started the involvement of the public and the private sector in tourism management, the spatial policy of the determination of Wakatobi as a tourism area, and people that perceived their territory as a tourism space.

Abstrak: Pariwisata adalah sektor utama Wakatobi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses spasial terbentuknya ruang pariwisata Wakatobi. Penelitian dirancang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan proses produksi ruang pariwisata Wakatobi dimulai dari keterlibatan masyarakat dan swasta dalam pengelolaan pariwisata, kebijakan spasial penetapan Wakatobi sebagai kawasan pariwisata dan pemikiran masyarakat yang memersepsikan wilayahnya sebagai ruang pariwisata.

Keywords


wakatobi tourism; space production; pariwisata wakatobi; produksi ruang

Full Text:

PDF

References


Anggraeni, N., & Sunaryo, B. (2015). Hubungan Perubahan Fisik Ruang dengan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Kawasan Koridor. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 3(2), 79–94. https://doi.org/10.14710/jwl.3.2.79-94

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset (Memilih Diantara Lima Pendekatan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fachry, M. E., Made, S., & Halim, I. S. (2010). Dampak Objek Wisata Wakatobi Dive Resort terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisisir di Desa Lamanggau, Kecamatan Tomia, KabupatenWakatobi Sulawesi Tenggara. Jurnal Ponggawa, 5(1), 1–13.

Hajratul, L. O., Roslan, S., & Sarpin. (2018). Pro Kontra Masyarakat tentang Rencana Pemberlakuan Badan Otorita Pariwisata (BOP) di Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Jurnal Neo Societal, 3(1), 308–314.

Hanan, L. O. M. S. (2010). Kajian Strategi Pengelolaan Sumberdaya Laut oleh Masyarakat Adat dalam Kawasan Taman Nasional Wakatobi (IPB (Bogor Agricultural University)). https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/43858

Kosmaryandi, N., Basuni, S., Prasetyo, L. B., & Adiwibowo, S. (2012). New Idea for National Park Zoning System: A Synthesis between Biodiversity Conservation and Customary Community’s Tradition. Journal of Tropical Forest Management,

Miles and Huberman. (1994). Analisis Data Kualitatif. Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Muis, A. A., Sumarmi., & Astina, I. K. (2016). Strategi Pengembangan Ekowisata Bahari sebagai Sumber Belajar Geografi Pariwisata. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(11), 2178–2188.

Nontji, A. (2017). Ekspedisi Snellius II (1984-1985): Ekspedisi Oseanografi Terbesar dalam Kerjasama Indonesia-Belanda. Dari: http://oseanografi.lipi.go.id/datakolom/29 Ekspedisi Snellius II.pdf

Peraturan Menteri Pariwisata No. 29 Tahun 2015. (n.d.). Rencana Strategis 2015-2019 Kementerian Pariwisata. http://www.kemenpar.go.id/post/rencana-strategis-2015-2019-kementerian-pariwisata

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2011. (2011). Indikasi Program Pembangunan Kepariwisataan Nasional.

Pet-Soede, L., & Erdmann, M. (2003). Rapid Ecological Assessment Wakatobi National Park. In TNC-WWF Join Program Wakatobi-Indonesia.

Prasetyo, H. (2013). Sociology of Space: Sebuah Bentangan Teoritik. Jurnal Sejarah dan Budaya, 7(2), 67–85. https:// doi.org/10.17977/sb.v7i2.4748

Purbani, D., Ramdhan, M., Arifin, T., Salim, H., & Novianti, N. (2014). Karakteristik Pantai Taman Nasional Wakatobi dalam Mendukung Potensi Wisata Bahari: Studi Kasus Pulau Wangi-Wangi. Jurnal Depik, 3(2), 137–145. https:// doi.org/10.13170/depik.3.2.1539

Purwanto, P., Astina, I. K., & Suharto, Y. (2015). Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi untuk Pemodelan Spasial Pengembangan Wisata Pantai di Kabupaten Tulungagung. Jurnal Pendidikan Geografi, 20(1), 12–23. https:// /doi.org/10.17977/um017v20i12015p012

Rachman, N. F. (2018). Memahami Reorganisasi Ruang melalui Perspektif Politik Agraria. BHUMI: Jurnal Agraria dan Pertanahan, 1(1), 33–44

Ramantika, H., Murti Nugroho, A., & Ernawati, J. (2015). Perubahan Ruang pada Tradisi Sedekah Laut di Kampung Nelayan Karangsari Kabupaten Tuban. El-Harakah, 16(2), 203. https://doi.org/10.18860/el.v16i2.2776

Saputro, T. eko & Q. (2013). Eksplorasi Potensi Fisik Kawasan Pantai Jogan, Pantai Nglambor, dan Pantai Siung sebagai Kawasan Wisata Pantai. Jurnal Sinektika, 13(1), 1–10.

Saraswati. (2006). Kearifan Budaya Lokal Dalam Persfektif Teori Perencanaan. Jurnal PWK Unisba, 6(2).

Setiadi, H. (2007). Penataan Ruang, Integrasi Nasional, dan WilayahTertinggal: Sebuah Tinjauan Politik Keruangan Nasional. Seminar “Membangun Infrastruktur sebagai Salah Satu Solusi Mengurangi Kesenjangan Antar Daerah” Tanggal 25‐26 Juli 2007 di Hotel Grand Cempaka, Jakarta. https://www.researchgate.net/publication/324794206_ Penataan_Ruang_Integrasi_Nasional_dan_WilayahTertinggal_Sebuah_Tinjauan_Politik_Keruangan_Nasional

Tempo.co. (2016). Ribuan Warga Wakatobi Demo Tolak Badan Otorita Pariwisata. pp. 2–4. https://nasional.tempo.co/ read/774019/ribuan-warga-wakatobi-demo-tolak-badan-otorita-pariwisata

Udu, S. (2017). Modal Budaya dan Modal Sosial Dalam Pengembangan Badan Otorita Pariwisata Wakatobi. Konferensi Internasional Bahasa, Sastra dan Budaya Daerah Indonesia, (September), 1–14.

World Tourism Organitation. (2019). International Tourist Arrivals Reach 1.4 Billion Two Years A head of Forecasts. http://www2.unwto.org/press-release/2019-01-21/international-tourist-arrivals-reach-14-billion-two-years-ahead-forecasts




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v4i11.13017

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Muhammad Al Dilwan, I Komang Astina, Syamsul Bachri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License