Pengaruh Inkuiri Terbimbing pada Kemampuan Akademik Berbeda terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA

Diana Husna, Sri Endah Indriwati, Murni Saptasari

Abstract


Abstract: This study aims to examine the effect of guided inquiry on different academic abilities towards critical thinking. The study was conducted by quasi experimental research with pre test-post test non equivalent control group design. Research subject consists of two classes. Critical thinking were measured by validated test. The data was analyzed using t-test at α=5% significance level. The results of the study are (1) implementation of guided inquiry have significant effect towards critical thinking, (2) academic abilities have significant effect towards critical thinking, and (3) there is no interaction between guided inquiry and academic abilities towards critical thinking.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inkuiri terbimbing pada kemampuan akademik berbeda terhadap keterampilan berpikir kritis. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan pre test-post test non equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas. Keterampilan berpikir kritis diukur menggunakan instrumen tes berpikir kritis yang telah divalidasi. Data dianalisis dengan uji t pada taraf signifikansi α=5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan inkuiri terbimbing berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis, (2) kemampuan akademik berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis, dan (3) tidak ada pengaruh interaksi antara inkuiri terbimbing dan kemampuan akademik terhadap keterampilan berpikir kritis.

Keywords


guided inquiry; academic ability; critical thinking skills; inkuiri terbimbing; kemampuan akademik; keterampilan berpikir kritis

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2012). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 2. Jakarta: Bumi Aksara.

Bransford, J. D., Brown, A. L., & Cocking, R. R. (2002). How People Learn: Brain, Mind, Experience, and School. Washington DC: National Academy Press.

Corebima, A. D., & Agil, A. (2006). Pengaruh Pembelajaran berpola PBMP (TEQ) terhadap Kemampuan Berpikir dan Pemahaman Konsep pada Pembelajaran IPA Biologi di Beberapa SMPN Kota dan Kabupaten Malang Indonesia. Makalah pada Seminar Biologi Kebangsaan di UPSI Kuala Lumpur. Malaysia, 26-28 Juni 2006.

Edwards, M. C., & Bries, G. E. (2000). Higher Order and Lower Order Thinking Skill Achievement in SecondaryLevel Animal Science. Does Block Shceduling Pattern Influence End-of Course Learner Performance. Journal of Agricultural Education, 41(4), 2—14.

Gokhale, A. A. (2004). Collaborative Learning Enhances Critical Thinking. Journal of Technology Education, 7(1), 1—74.

Hamalik, O. (2007). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hapsari, D., Sudarisman, S., & Marjono. (2012). Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing dengan Diagram V dalam Pembelajaran Biologi terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Biologi, 4(3), 16—28.

Hassoubah, Z. I. (2004). Developing Creative and Critical Thinking Skills (Cara Berpikir Kreatif dan Kritis). Bandung: Nuansa.

Hendi, R. P. (2010). Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing dengan Multimedia dan Lingkungan Riil Ditinjau dari Motivasi dan Kemampuan Awal Siswa. Tesis tidak diterbitkan. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Ibe, Helen, N. N. (2013). Effects of Guided-Inquiry and Expository Teaching Methods on Senior Secondary School Students’ Performances in Biology in Imo State. Journal of Education Research and Behavioral Sciences, 2(4), 51—57.

Kristanto, Y E., Susilo, H., (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 22(2), 197—208.

Mamu, H. D. (2014). Pengaruh Strategi Pembelajaran, Kemampuan Akademik dan Interaksinya terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Kognitif IPA Biologi. Jurnal Pendidikan Sains, 2(1), 1—11.

Minner, DD, Levy, AJ. & Century, J. (2010). Inquiry based science instruction –what is it and does it matter? Results from a research synthesis years 1984 to 2002. Journal of Research in Science Teaching, 47, 474—496.

Nasution, S. (2008). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Newman-Ford, L., Lloyd S., & Thomas, S. An Investigation into the Effects of Gender, Prior Academic Achievement, Place of Residence, Age, and Attedance on Firs-Year Undergraduate Attainment. 2009. Journal of Applied Research in Higher Education, 1(1), 13—28.

Ningsyih, S., Junaidi, E., & Idrus, S. (2016). Pengaruh Pembelajaran Praktikum Berbasis Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Kimia Siswa. Jurnal Pijar MIPA, XI(1), 55—59.

Prayitno, B. A. (2011). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Biologi SMP Berbasis Inkuiri Terbimbing Dipadu Kooperatif STAD serta Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi, Metakognisi, dan Keterampilan Proses Sains pada Siswa Berkemampuan Akademik Atas dan Bawah. Disertasi tidak diterbitkan. Universitas Negeri Malang, Malang.

Purwanto, E. (2014). Model Motivasi Trisula: Sintesis Bari Teori Motivasi Berprestasi. Jurnal Psikologi, 41(20), 218—228.

Ramdani, A. (2012). Pengembangan Perangkat pembelajaran Inkuiri Melalui Kegiatan Lesson Study Serta Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar IPA Biologi dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Berkemampuan Akakdemik Berbeda di SMP Negeri Kota Mataram. Disertasi tidak diterbitkan. Universitas Negeri Malang, Malang.

Redd, Z. Brooks, J., & McGarvey, A. M. (2011). Background for Community Level Work on Educaional Adjustment in Adolescence: Reviewing the Literature on Contributing Factors. Child Trends. Prepared for the John S. and Jomes L. Knight Foundation

Saleh, M. (2014). Pengaruh Motivasi, Faktor Keluarga, Lingkungan Kampus, dan Aktif Berorganisasi terhadap Prestasi Akademik. Jurnal Phenomenon, 4(2), 109—141.

Sanjaya. (2013). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suryabrata, S. (2006). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Warouw, Zusje W. M. (2009). Pengaruh Pembelajaran Metakognitif dalam Strategi Cooperative Script dan Reciprocal Teaching pada Kemampuan Akademik Berbeda terhadap Kemampuan dan Keterampilan Metakognitif, Berpikir Kritis, Hasil Belajar Biologi Siswa, serta Retensinya di SMP Negeri Manado. Disertasi tidak diterbitkan. Universitas Negeri Malang, Malang.

Woolfolk, A. (2010). Educational Psychology. United States of America: Pearson Education International.

Zaini, M., Kapsul., & Rezeki, A. (2018). Hasil Belajar dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Pembelajaran Biologi menggunakan Model Inkuiri. BIOEDUKASI: Jurnal Pendidikan Biologi, 11(1), 17—22.

Zubaidah, S. (2002). Beberapa Alternatif Pembelajaran untuk Meningkatkan Pemahaman terhadap Istilah atau Konsep Biologi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v5i1.13143

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Diana Husna, Sri Endah Indriwati, Murni Saptasari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License