E-Modul Gerak Refleks Berbasis Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa SMA

Fitra Purnama Agung, Slamet Suyanto, Tien Aminatun

Abstract


Abstract: The purpose of developing e-modules based on this contextual approach is to determine the quality, feasibility, and effectiveness of the developed e-modules. This research uses ADDIE model divided into five stages, analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of this study are e-modules based on a contextual approach to the reflex movement, the average overall evaluation criteria are very good, namely media experts by 84%, learning experts by 84%, biology teachers by 69%, small class trials by 80% and large.

Abstrak: Tujuan dari pengembangan e-modul berbasis pendekatan kontekstual ini adalah untuk mengetahui kualitas, kelayakan, dan keefektifan e-modul yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan model ADDIE terbagi lima tahap, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evalution. Hasil penelitian ini berupa e-modul berbasis pendekatan kontekstual pada sub materi gerak refleks, rata-rata penilaian keseluruhan kriteria sangat baik yaitu ahli media sebesar 84%, ahli pembelajaran sebesar 84%, guru biologi sebesar 69%, uji coba kelas kecil sebesar 80%dan uji coba kelas besar sebanyak 74%. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, e-modul berbasis pendekatan kontekstual pada sub materi gerak refleks sangat layak digunakan sebagai media/bahan ajar di sekolah.

Keywords


e-module; contextual approach; reflex movement; e-modul; pendekatan kontekstual; gerak refleks

Full Text:

PDF

References


Asyhar, R. (2011). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada Press.

Atep, S., & Dewi, R. (2019). Literasi Digital Abad 21 Bagi Mahasiswa PGSD : Apa, Mengapa, dan Bagaimana.Current Research in Education: Conference Series Journal, 1(1), 1–7.

Baedowi, A. (2015). Calak Edu 4: Esai-Esai Pendidikan 2012-2014. Jakarta: PT. Pustaka Alvaber.

Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. New York: Springer Science & Business Media, LLC.

Chaidar, H. (2014).Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 2(2), 184–92.

Depdiknas. (2010). Panduan Pengembangan Modul Elektronik. Jakarta: Direktorat Ketenagaan. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional.

Gunawan, G., A. Harjono., & Imran. (2016). Pengaruh Multimedia Interaktif dan Gaya Belajar terhadap Penguasaan Konsep Kalor Siswa.Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 12(2), 118–125.

Hafsah, N. R. J., Rohendi, D., & Purnawan. (2016). Penerapan Media Pembelajaran Modul Elektronik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Teknologi Mekanik. Journal of Mechanical Engineering Education, 3(1), 106.

Herawati, N. S., & Muhtadi, A. (2018). Pengembangan Modul Elektronik (e-Modul) Interaktif pada Mata Pelajaran Kimia Kelas XI SMA.Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 5(2), 180–191.

Jaya, S. P. S. (2012). Pengembangan Modul Fisika Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X Semester 2 di SMK Negeri 3 Singaraja. Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia, 1(2), 1–24.

Komalasari, K. (2014). Pembelajaran Kontekstual: Konsep dan Aplikasi. Bandung: Refika Aditama.

Kurniawan, D., A. Suyatna., &W. Suana. (2015). Pengembangan Modul Interaktif menggunakan Learning Content Development System pada Materi Listrik Dinamis. Jurnal Pembelajaran Fisika Universitas Lampung, 3(6), 120-296.

Larson, L. C., & Teresa Northern Miller. (2011). 21st Century Skills: Prepare Students for the Future. Kappa Delta Pi Record47(3), 121–123.

Mardhiyana, D., & Nasution, N. B. (2018). Kesiapan Mahasiswa Pendidikan Matematika Menggunakan E-Learning Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4 . 0. Seminar Nasional Pendidikan Matematika Ahmad Dahlan 2018 (2007), 31–35.

Nisrina, N., Gunawan., &Harjono, A. (2017). Pembelajaran Kooperatif dengan Media Virtual untuk Peningkatan Penguasaan Konsep Fluida Statis Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 2(2), 66-72.

Oktaviani, W., Gunawan., & Sutrio. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Fisika Kontekstual untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 3(1), 1-7.DOI: http://dx.doi.org/10.29303/jpft.v3i1.320

Prastowo, A. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Tematik. Yogyakarta: Diva Press.

Puspitasari, A. D. (2019). Penerapan Media Pembelajaran Fisika menggunakan Modul Cetak dan Modul Elektronik pada Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Fisika,7(1), 17–25.

Putri, R. M., Risdianto, E., &Rohadi, N. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif dengan Menggunakan Adobe Captivate Pada Materi Gerak Harmonik Sederhana. Jurnal Kumparan Fisika, 2(2), 113–120.

Seruni, R., Munawaroh, S., Kurniadewi, F., & Nurjayadi, M. (2019). Pengembangan Modul Elektronik (E-Module) Biokimiapada Materi Metabolisme Lipid menggunakan Flip PDF Professional. Jurnal Tadris Kimiya, 4(1), 48–56.

Silaban, B. (2014). Hubungan Antara Penguasaan Konsep Fisika dan Kreativitas dengan Kemampuan Memecahkan Masalah pada Materi Pokok Listrik Statis. Penelitian Bidang Pendidikan, 20(1), 65–75.

Solihudin, J. H. T. (2018). Pengembangan E-Modul Berbasis Web untuk Meningkatkan Pencapaian Kompetensi Pengetahuan Fisika pada Materi Listrik Statis dan Dinamis SMA.WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika),3(2), 51.

Suarsana, I. M., & G. A. Mahayukti. (2013). Pengembangan E-Modul Berorientasi Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI), 2(3), 193.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D). Bandung: Alfabeta.

Sumintono, B. (2012). Penggunaan TIK Guru IPA SMP.Pengajaran MIPA, 17(1), 14–15.

Suranti, Ni Made Yeni, Gunawan Gunawan, and Hairunnisyah Sahidu. 2017. Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Media Virtual terhadap Penguasaan Konsep Peserta Didik Pada Materi Alat-Alat Optik. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 2(2), 73.

Syafriah, U. (2017). Pengembangan E-Modul pada Mata Pelajaran Biologi Materi Pokok Animalia Invertebrata untuk Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Dawarblandong Kabupaten Mojokerto. Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan, 8(2), 1–5.

Zhang, Junfang, Zelang Cai, Zhenfu Zhao, and Kunmei Ji. (2017). Cell Phone-Based Online Biochemistry and Molecular Biology Medical Education Curriculum. Medical Education Online, 22(1), 0–1.

Zuldafrial. (2012). Strategi Belajar Mengajar. Surakarta: Cakrawala Media.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v5i3.13238

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Fitra Purnama Agung, Slamet Suyanto, Tien Aminatun

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License