KEARIFAN LOKAL DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN HIDUP (STUDI KASUS MASYARAKAT ADAT DESA KEMIREN KECAMATAN GLAGAH KABUPATEN BANYUWANGI)

Rohana Sufia, Sumarmi Sumarmi, Ach. Amirudin

Abstract


This study aimed to obtain information about local wisdom found in indigenous communities in the Kemiren village, Glagah, Banyuwangi. Information related to the life of a harmonious society between people and nature, and between the members of society. This study used a qualitative approach, direct surveys, participant interviews and a natural setting. Pointing to several informants as a source of information with a purposive. The results showed that indigenous peoples have a life that is simple, harmonious, and are not aware of their beliefs to situs Buyut Cili could play a role in preserving the surrounding environment, including water resources, and fields.

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang kearifan lokal yang terdapat pada masyarakat adat di Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi. Informasi terkait kehidupan masyarakat yang harmonis antara masyarakat dengan alam, dan antar sesama masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, observasi secara langsung, interview participant dan natural setting. Menunjuk beberapa informan sebagai sumber informasi dengan cara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat memiliki kehidupan yang sederhana, harmonis, dan secara tidak sadar kepercayaan mereka tentang situs Buyut Cili mampu berperan dalam melestarikan lingkungan hidupdi wilayah tersebut, seperti; sumber air, area persawahan, dan ladang.


Keywords


local wisdom; environmental; indigenous peoples; kearifan lokal; lingkungan hidup; masyarakat adat

Full Text:

PDF

References


Attifield, R. 2010. Etika Lingkungan Global. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

BAPPEDA (Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Banyuwangi. 2006. Profil dan Potensi Daerah Desa Kemiren

Bradshaw, Corey, J.A., Giam, Xingli., Sodhi, Navjot S. 2010. Evaluating the Relative Environmental Impact of Countries. Plos One Open Acces- Research Article. (Online), 5 (5): 2010 (http://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0010440), diakses 12 Mei 2016.

Darusman, Y. 2014. Kearifan Lokal dan Pelestarian Lingkungan (Studi Kasus di Kampung Naga, kabupaten Tasikmalaya, dan di Kampung Kuta, Kabupaten Ciamis). Pendidikan & Kebudayaan, 20 (1):108—117.

Hendro, Wibowo, A., Wasino, Setyowati, D.L., 2012. Kearifan Lokal dalam Menjaga Lingkungan Hidup (Studi Kasus Masyarakat di Desa Colo Kecamatan Dawek Kabupaten Kudus). Journal of Educational Social Studies. (Online), 1(1): 2012 (http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess), diakses 7 Mei 2016.

Keraf, S. 2010. Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara.

Mumfangati, T. 2007. Upacara Nyadran Kali Refleksi Hubungan Manusia dengan Lingkungan Alamnya. Jurnal Patrawidya Seri Penerbitan Sejarah dan Budaya, 8 (4): 653—689.

Munawaroh, Siti. 2009. Macam-macam Bentuk Rumah Komunitas Using Desa Kemiren Banyuwangi. Jantra, IV (7): 598—608.

Munawaroh, Siti. 2013. Fungsi Sumber Bagi Masyarakat Using Desa Kemiren. Jurnal Patrawidya Seri Penerbitan Sejarah dan Budaya, 14 (1): 99—118.

Sariono, A. 2005. Pola Diolosa dalam Masyarakat Using, Bahasa dan Sastra Using. Ragam dan Alternatif Kajian. Penerbit Tapal Kuda bekerjasama dengan jurusan Sastra Indonesia 75 UNEJ. Puslit Budaya Jawa da Madura. Lemlit Using.

Sawabi, Ignatius. 2010. Tambang Pasir Hanya Tinggalkan Kubangan. (Online), (http://nasional.kompas.com/read/2010/08/04/13183694/tambang.pasir.hanya.tinggalkan.kubangan), diakses 3 Januari 2016.

Sujarno. 2012. Tradisi Sedekah Bumi di Punthuk Setumbu Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur (Kajian Kearifan Lokal di Kabupaten Magelang). Jurnal Patrawidya Seri Penerbitan Sejarah dan Budaya, 13 (4): 565—582.

Sumarmi dan Amirudin. 2014. Pengelolaan Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal. Malang: Aditya Median Publishing.

Sumarmi. 2015. Local Wisdom of Osing People in Conserving Water Resources. Jurnal Komunitas International Journal of Indonesian Society and Culture. (Online), Tahun 7, Nomor 1 Maret 2015 (http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/komunitas/article/view/3429), diakses 28 April 2016.

Sunjata, W. P. 2010. Upacara Tradisional Ceprotan di Pacitan. Jurnal Patrawidya Seri Penerbitan Sejarah dan Budaya, 11 (3):771—789.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jp.v1i4.6234

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan




JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License