PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MODEL LEARNING CYCLE-7E PADA MATERI TRIGONOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA

Natalia Rosalina Rawa, Akbar Sutawidjaja, Sudirman Sudirman

Abstract


The aim of this research is producing learning instrument based on the model of learning cycle 7E in trigonometry which are valid, practical and effective. This research refers to the developmental model of Plomp which consists of three phases that are pleminary research, prototyping phase, and assessment phase. The quality of learning instrument based on the test of validity, practicality and effectiveness. Based on data analysis, the results are: the score validity of lesson plan and the students worksheet are 3,54 and 3,44 respectively, the score practicality of lesson plan and the students worksheet are 3,53 and 3,21 respectively, the students’ ability of mathematical connections on aspects of the connection between concepts or procedures in the same material increase from 66 to 81 with high category, the students’ ability of mathematical connections on aspects of the connection between concepts or procedures in matter different mathematics increase from 49,5 to 77,9 with the high category, and the student’s ability of mathematical connections in aspects of the connection between concepts or procedures in the context of daily life increase from 55,8 to 77,4 with the high category. The students’ ability of mathematical connections in classical increased from 57,1 to 78,8 with the high category. Thus, the instrument learning based on the models of learning cycle7E in trigonometry subject for high school students of grade 10 otherwise valid, practical and effective.

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran materi trigonometri berbasis model learning cycle 7E yang valid, praktis dan efektif. Model pengembangan mengacu pada model Plomp yang terdiri atas tiga tahap yaitu, pleminary research, prototyping phase dan assessment phase. Kualitas perangkat pembelajaran didasarkan pada uji kevalidan, kepraktisan dan kefektifan. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil yaitu: (1) skor kevalidan RPP adalah 3,54, skor kevalidan LKS adalah 3,44, skor kevalidan instrumen penelitian adalah 3,66, (2) skor kepraktisan RPP 3,53 dan skor kepraktisan LKS 3,21, (3) kemampuan koneksi matematis siswa pada aspek koneksi antar konsep atau prosedur dalam  materi yang sama mengalami peningkatan dari 66 menjadi 81 dengan kategori tinggi, kemampuan koneksi matematis siswa pada aspek koneksi antar konsep atau prosedur dalam  materi matematika yang berbeda mengalami peningkatan dari 49,5 menjadi 77,9 dengan kategori tinggi, dan kemampuan koneksi matematis siswa pada aspek koneksi antar konsep atau prosedur dalam  konteks kehidupan sehari mengalami peningkatan dari 55,8 menjadi 77,4 dengan kategori tinggi. Kemampuan koneksi matematis siswa secara klasikal meningkat dari 57,1 nilai 78,8 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, perangkat pembelajaran berbasis model learning cycle 7E pada materi trigonometri untuk siswa SMA kelas X dinyatakan valid, praktis dan efektif.


Keywords


the set of learning; learning cycle 7E; trigonometry; mathematical connection; perangkat pembelajaran; learning cycle 7E; trigonometri; koneksi matematis

Full Text:

PDF

References


Abdollah. 2011. Proses berpikir Siswa dalam Membuat Koneksi Matematika Melalui Aktivitas Problem Solving. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Agninditya, F., Sunandar & Purwati, H. 2014. Analisis Kesalahan dan Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Uraian Pokok Bahasan Trigonometri Kelas X IPS di SMAN 1 Rembang. Makalah disajikan dalam Prosiding Mathematics and Sciences Forum. Semarang, 18 Nopember 2014. Dalam E-Prosiding Universitas PGRI Semarang, (Online), (http://prosiding.upgrismg.ac.id/index.php/masif2014/masif2014/paper/view/509/458), diakses 25 Oktober 2015.

Akbar, S. 2013. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Arends, R. 2012. Learning to Teach. Ninth Edition. New York: The McGraw-Hill Companies.

Aunurrahman. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Baki, A. 2009. Conceptions of High School Students about Mathematical Connections to Real-Life. Procedia Social and Behavioral Sciences, 1: 1402—1407.

Bybee, R.W. Juli 2006. Excecutive Summary. The BSCS 5E Instructional Model: Origins, Effectiveness, and Applications. Colorado Spring, (Online), (www.bscs.org./BSCS_5E_Instructional_Model), diakses 31 Januari 2015.

Cahyo, A. 2013. Panduan Apikasi Teori-Teori Belajar Mengajar Teraktual dan

Terpopuler. Yogyakarta: DIVA Press.

Depdiknas. 2006. Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA, Dirjen Mandikdasmen, Depdiknas.

Depdikbud. 2014. Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Depdiknas.

Dermibas, M. & Pektas, H. M. 2015. Evaluation of Experiments Conducted About 5E Learning Cycle Model and Determination of the Problems Ecountered. International Journal Online of Educational Sciences. 7(1): 51—64.

Eisenkraft, A. 2003. Expanding the 5E Model: A Proposed 7E Model Emphasizes “transfer of learning” and The Importance of Eliciting Prior Understanding. The Science Teacher. 70(6): 56—59.

Ergin, I, Kanli, U., & Unsal, Y. (2008). An example for the effect of the 5E model on the academic success and attitude levels of students: Inclined projectile motion. Journal of Turkish Science Education. 5 (3): 47—59.

Fajaroh, F. & Dasna, I.W. 2007. Pembelajaran Model Siklus Belajar (Learning Cycle). (http://lubisgrafura.wordpress.com/2007/09/20/pembelajaran-dengan-model-siklus-belajar-learning-cycle/), diakses 30 Januari 2015.

Jaijan, W. & Loipha, S. 2010. Exploring Thai Students’ Kinds of Mathematical Connections in Open Approach. International Journal of Education, 33 (3): 175—184.

Jaijan, W. & Loipha, S. 2012. Making Mathematical Connections with Transformations Using Open Aproach. HRD Journal, 3(1): 91—100.

Kemendikbud. 2013. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia

Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.

Kemendikbud. 2013. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia

Nomor 81A Tahun 2013 Tentang Implementasi Kurikulum Pedoman

Umum Pembelajaran. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lapan, G. 2002. Getting to Know Connected Mathematics: An Implementation Guide. New Jersey: Michigan State University

Mahmudah, Y. F. 2013. Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas VIII pada Materi Persamaan Garis. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Mousley, J. 2004. An Aspect of Mathematical Understanding: The Notion of “Connected Knowing”. Doctoral Thesis. Australia: Deakin University.

Mulyasa. 2010. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nazzarudin. 2007. Manajemen Pembelajaran: Implementasi Konsep, Karakteristik dan Metodologi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum. Yogyakarta: Teras.

NCTM. 2000. Principle and Standard for school Mthematics. Reston: The National Council of Tecaher Mathematics.

Nizarwati, Hartono, Y., & Aiysah, N. 2009. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Konstruktivisme Untuk Mengajarkan Konsep Perbandingan Trigonometri Siswa Kelas X. Jurnal Pendidikan Matematika, 3 (2): 57—72.

Nordheimer. S. 2010. Mathematical Connections at School: Understanding and facilitating connections in mathematics. Berlin: Humboldt-Universität zu Berlin, Institut für Mathematik.

Nuh, M. 8 Maret 2013. Opini: Kurikulum 2013. Kompas. (Online), (http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/08/08205286/Kurikulum.2013), diakses 25 Oktober 2015.

Nuraini, N. L. S. 2014. Kemampuan Koneksi Matematika Siswa Kelas X pada Materi Trigonometri. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Plomp, T. 2010. Educational Design Research: an Introduction (Plomp, T & Nieveen, Ed.) Netherlands Institute for Curriculum Development.

Polyiem, T., Nuangchalerm, P., & Wongchantra, P. 2011. Learning Achievment, Science Process Skills, and Moral Reasoning of Ninth Grade Students Learned by 7E Learning Cycle and Socioscientific Issue-Based Learning. Australian Journal of Basic and Applied Sciences, 5 (10): 257—564.

Prastowo, A. 2012. Panduan Kreatif Menyusun Bahan Ajar Inovatif: Menciptakan Metode Pembelajaran yang Menarik Dan Menyenangkan. Yogyakarta: DIVA Press.

Qarerah, A.O. 2012. The Effect of Using the Learning Cycle Method in Teaching

Science on the Educational Achievement of the Sixth Graders. International Journal of Educational Sciences. 4(2): 123—132.

Rohendi, D & Dulpaja. 2013. Connected Mathematics Project (CMP) Model Based on Presentation Media to the Mathematical Connection Ability of Junior High School Student. Journal of Education and Practice, 4 (4): 17—22.

Rumasoreng, M. I. & Sugiman. 2014. Analisis Kesulitan Matematika Siswa SMA/MA dalam Menyelesaikan Soal Setara UN di Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 1 (1): 22—34, (Online), (http://journal.uny.ac.id/index.php/jrpm/article/view/2661/2214), diakses 12 Maret 2015.

Santrock, J. W. 2008. Psikologi Pendidikan Edisi Kedua (terjemahan). Jakarta: Kencana.

Sawyer, A. 2008. Making Connection: Promomting Connectedness in Early Mathematics Education. Makalah ini disajikan dalam Proceedings of the 30th annual conference of the Mathematics Education Research Group of Australasia. Dalam M. Goos, R. Brown, & K. Makar (Ed.), (Online). (http://www.merga.net.au/documents/RP512008.pdf), diakses 3 Nopember 2015.

Slavin, R. E. 2006. Educational Psychology: Theory and Practice Eighth Edition. USA: Allyn Bacon.

Soedjadi, R. 2000. Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia (Konstatatsi Keadaan Masa Kini Menuju Harapan Masa Depan). Jakarta: PPTA, DJPT.

Sulistyaningsih, D., Waluya, S.B., & Kartono. 2012. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CIRC dengan Pendekatan Konstruktivisme untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis. Unnes Journal of Mathematics Education Research 1 (2): 38—43.

Trianto. 2007. Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Surabaya: Prestasi Pustaka.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jp.v1i6.6368

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan




JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License