POTENSI KEARIFAN LOKAL SUKU USING SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI SMA DI KABUPATEN BANYUWANGI

M. Rizqon Al Musafiri, Sugeng Utaya, I Komang Astina

Abstract


Education is a means to get learners who have a positive character. Local wisdom is a product of the past cultural that should continuously hold onto life. Using ethnic in the village of Kemiren Banyuwangi has a value system that is inherited through several sub-sections such as architecture and art. Using ethnic has  way of life associated with the pattern of settlement and agricultural patterns. The values that appear in the  local wisdom of ethnic Using is religious, environmental care, mutual cooperation, solidarity, equality, creativity, and responsibility. Those values are matched with KI and KD in class X, XI, and XII.

Pendidikan merupakan sarana untuk menghasilkan peserta didik yang memiliki karakter positif. Kearifan lokal merupakan produk budaya masa lalu yang patut secara terus-menerus dijadikan pegangan hidup. Suku Using di Desa Kemiren, Kabupaten Banyuwangi memiliki sistem nilai yang diwariskan melalui beberapa sub bagian seperti arsitektur rumah dan kesenian. Tata cara hidup masyarakat Using terkait dengan pola pemukiman dan pola pertanian. Nilai-nilai yang muncul dalam kearifan lokal suku Using adalah religius, mencintai lingkungan, gotong royong, kebersamaan, kesetaraan, kreatif, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut cocok dengan KI dan KD pada kelas X, XI,  dan XII.


Keywords


local wisdom; geography learning resources; senior high school kearifan lokal; sumber belajar geografi; sekolah menengah atas

Full Text:

PDF

References


Depdiknas. 2003. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Geertz, C. 1973. The Interpretation of Culture. New York: Basic.

Indiarti, W. 2013. Pengembangan Program Desa Wisata dan Ekowisata Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Kemiren Kabupaten Banyuwangi. Banyuwangi: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Banyuwangi.

Kartawinarta, A.M. 2011. Kearifan Lokal di Tengah Arus Modernisasi. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan.

Kemendikbud. 2013. Implementasi Kurikulum 2013. (Online), (http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/drs-sudarmaji-mpd/03-kompetensi-dasar-sma-2013.pdf, diakses 24 Februari 2016).

Nur, T.K.H.M. 2010. Pelestarian Pola Pemukiman Masyarakat Using di Desa Kemiren Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Tata Kota dan Daerah, (1):2.

Sartini. 2006. Menggali Kearifan Lokal Nusantara. Sebuah kajian Filsafati. (Online), (http://filsafat.ugm.ac.id, diakses 24 Februari 2016).

Wagiran. 2012. Penguatan Karakter pada Pendidikan Kejuruan. Seminar Nasional Fakultas Teknik Universitas Negeri Jogjakarta. (Online), (http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/Wagiran/S.Pd.,M.Pd./Penguatan karakter/pendidikan kejuruan.pdf, diakses 24 Februari 2016).




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jp.v1i10.7955

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan




JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License