KEANEKARAGAMAN FAMILIA PHYSCIACEAE DAN LOBARIACEAE DI TAMAN HUTAN RAYA RADEN SOERJO SEBAGAI BAHAN AJAR PADA MATAKULIAH MIKROBIOLOGI

Yulya Fatma, Susriyati Mahanal, Murni Sapta Sari

Abstract


The forest of Tahura R. Soerjo is region that have high diversity. Data of diversity can use for learning resource. The result of diversity research arranged to lesson matter in learning. The research aimed to identify the lichen especially family Lobariaceae and Phusciaceae at Tahura R. Soerjo. The location of research are Cangar, Watu Ondo, Coban Teyeng, and Lemahbang. The method used is cruise method and survey. The research conducted February until October 2016. The identification result found 8 species including family Physciaceae and 4 species including family Lobariaceae. Data and information related to the description of the characteristics of this species is conceived and designed in the learning materials in learning by student of biology department.

Tahura R. Soerjo merupakan kawasan dengan keanekaragaman tinggi. Data keanekaragaman dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Hasil penelitian keanekaragaman disusun dalam bentuk bahan ajar yang dimanfaatkan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi lichen khususnya familia Lobariaceae dan Physciaceae di Tahura R. Soerjo. Lokasi penelitian meliputi Cangar, Watu Ondo, Coban Teyeng, dan Lemahbang. Metode penelitian yaitu jelajah bebas dan survei. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Oktober 2016. Hasil identifikasi ditemukan 8 spesies dari familia Physciaceae dan 4 spesies dari familia Lobariaceae. Data serta informasi terkait deskripsi karakteristik spesies disusun dalam bentuk bahan ajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran oleh mahasiswa jurusan Biologi.


Keywords


physciaceae; lobariaceae; tahura r. Soerjo; jelajah bebas; bahan ajar; physciaceae; lobariaceae, tahura r. Soerjo; jelajah bebas; bahan ajar

Full Text:

PDF

References


Attanayaka, A.N.P.M. dan S. Chandrani Wijeyaratne. 2013. Corticolous Lichen Diversity, a Potential Indicator for Monitoring Air Pollution in Tropics. Journal of the National Science Foundation of Sri Lanka, 41 (2):131—140.

Burchill, C. 2009. Don’t Forget about the Lichen, (Online), (http://home.cc. umanitoba.ca/~burchil/pm_canoe/lichens_iib.pdf), diakses 16 Desember 2015.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. 2015. Katalog FMIPA UM Jurusan Biologi. Malang: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang.

Goward, T., Bruce M. & Del M. 1994. The Lichenes of British Columbia: Illustrated Keys Part 1 Foliose and Squamulose Species. Victoria: Research Program Ministry of Forests.

Hale, E. M., dan Ahmadjian V. 1973. The Lichen. New York: Academic Press.

Hermanto, W. 2010. Studi Keanekaragaman Lichen di Daerah Malang. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang.

Huneck, S. & Yoshimura, I. 1996. Identification of Lichen Substances. Germany: Springer.

Jannah, M. 2011. Keanekaragaman Lichen Crustose di Hutan Cangar Taman Hutan Raya (TAHURA) R. Soeryo, Batu, Jawa Timur. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang.

Mumpuni, K. E. 2013. Potensi Pendidikan Keunggulan Lokal Berbasis Karakter Dalam Pembelajaran Biologi di Indonesia. Bioedukasi, 11 (106):1—7.

Permendikbud RI No. 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Faperta Universitas Gajah Mada. (Online), (http://faperta.ugm.ac.id/2014/ site/fokus/pdf/permen_ tahun2014_nomor049.pdf), diakses 6 Desember 2015.

Prastowo, A. 2015. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press.

Silva, C. M. S. M. De dan S. P. Senanayake. 2015. Assessment of Epiphytic Lichen Diversity in Pine Plantations and Adjacent Secondary Forest in Peacock Hill, Pussellawa, Sri Lanka. International Journal of Modern Botany 2015, 5 (2):29—37.

Sipman, H. 2005. Lichen Determination Keys: Neotropical Genera. Berlin: Botanischer Garten und Botanisches Museum Berlin-Dahlem, Freie Universitat Berlin.

UPT Tahura R. Soerjo. 2014. Profil Kawasan Pelestarian Alam Taman Hutan Raya R. Soerjo: Pelestarian Plasma Nutfah, Penelitian, Wisata Alam, Pendidikan, Religi, dan Penyedia Air Bersih. Malang: Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

Waser L. T., Meinrad K., Markus S., Eva I., Silvia S., Christoph S. 2006. Prediction of Lichen Diversity in an UNESCO Biosphere Reserve – Correlation of High Resolution Remote Sensing Data with Field Sample. Environ Model Assess 12 (2007):315—328.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jp.v2i2.8513

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan




JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License