PENGEMBANGAN MODUL CETAK JARINGAN NIRKABEL UNTUK SMK KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013

Arnista Vindriyanti, Hary Suswanto, Siti Sendari

Abstract


This study aims to produce a Wireless Networks printed module based on 2013 Curriculum and test the feasibility of the printed module. The development of the module is done by using ADDIE model of research and development. ADDIE development stages include (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, and (5) Evaluation. The subject for this module trial consists of media expert, material expert, teachers, and students. The product result of this study is a printed module. This module consists of two versions, namely teachers module and students module. Based on the results of trial, it obtained the percentage of each subject tested as follows. First, the media expert obtained the percentage of 93.20%. Second, a material obtained the average of 94.90%. Third, small-scale trials, obtained the percentage of 86.11%. Fourth, large-scale trials, obtained an average percentage of 86.98%. In the field trial results obtained average value of pre-test of 57.69, and the average pos- test score of 82.76. Thus, it can be concluded that the development of Wireless Networking printed module for XII graders vocational skills on Computer Engineering and Networks program based on 2013 Curriculum is feasible to be used as teaching material in the learning process.

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul cetak Jaringan Nirkabel berdasarkan Kurikulum 2013 dan menguji kelayakan modul cetak Jaringan Nirkabel berdasarkan Kurikulum 2013. Pengembangan modul dilakukan dengan menggunakan model penelitian dan pengembangan ADDIE. Tahap pengembangan ADDIE, meliputi (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, dan (5) Evaluation. Subjek uji coba modul ini terdiri atas ahli media, ahli materi, guru, dan siswa. Produk yang dihasilkan berupa modul cetak. Modul ini terdiri atas dua versi, yaitu modul pegangan guru dan modul pegangan siswa. Berdasarkan hasil iji coba, diperoleh persentase dari tiap-tiap subjek uji coba sebagai berikut. Pertama, ahli media diperoleh persentase sebesar 93,20%. Kedua, ahli materi diperoleh persentase rerata sebesar 94,90%. Ketiga, uji coba skala kecil, diperoleh persentase rerata sebesar 86,11%. Keempat, uji coba skala luas, diperoleh persentase rerata sebesar 86,98%. Pada uji coba lapangan diperoleh hasil rata-rata nilai pre test sebesar 57,69, dan rata-rata nilai post test sebesar 82,76. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul cetak Jaringan Nirkabel untuk SMK kelas XII program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan berdasarkan Kurikulum 2013 ini layak digunakan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran.


Keywords


print module; wireless network; curriculum 2013; modul cetak; jaringan nirkabel; kurikulum 2013

Full Text:

PDF

References


Amri, S. 2013. Pengembangan & Model Pembelajaran dalam Kurikulum 2013. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.

Anggis, E. V. 2014. Pengembangan Modul Sistem Ekresi Manusia dengan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah dan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA Kelas XI di Malang. Malang: Universitas Negeri Malang.

Arikunto, S. 2015. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Daryanto. 2013. Menyusun Modul. Yogyakarta: Gava Media.

Daryanto & Aris Dwicahyono. 2014. Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.

Mukti, M. 2013. Pengembangan Modul Bioteknologi Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar, Kemampuan Berpikir kritis dan Sikap Siswa Kelas XII SMKN 2 Batu. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Mulyasa. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Mulyatiningsih, E. 2013. Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Kemendikbud. 2013. Permendikbud No 54 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbud. 2013. Permendikbud No 70 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Prastowo, A. 2013. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press.

Rusmono. 2012. Strategi Pembelajaran dengan Problem Based Learning Itu Perlu. Bogor: Ghalia Indonesia.

Sadiman, A. S, dkk. 2012. Media Pendidikan. Depok: Rajagrafindo Persada.

Sani, R. A. 2013. Inovasi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Trianto. 2012. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v2i8.9797

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Arnista Vindriyanti, Hary Suswanto, Siti Sendari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JPtpp is accredited “Rank 2” as a scientific journal under the decree of the Directorate General of Research Enhancement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education, dated October 24, 2018, No: 30/E/KPT/2018, effective for five years from Volume 3 Issue 1, 2018 until Volume 7 Issue 8, 2022.


Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan

Journal Of Education

Graduate School Of Universitas Negeri Malang

Lisensi Creative Commons

JPtpp is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License